Apel Pagi Kemenag Bondowoso Soroti Pelaksanaan Pondok Ramadan dan Gerakan PAGAR
Bondowoso (Inmas) — Seluruh aparatur di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso mengikuti kegiatan apel pagi yang dilaksanakan di halaman kantor setempat pada Senin (9/3/2026). Apel tersebut dipimpin oleh H. Ibrahim, S.Ag., M.Pd.I yang bertindak sebagai pembina apel.

Dalam amanatnya, H. Ibrahim menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan Pondok Ramadan di satuan pendidikan sebagai bagian dari program Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS). Ia mengingatkan agar setiap lembaga pendidikan menyampaikan serta melaporkan jadwal kegiatan Pondok Ramadan yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadan.
Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Pondok Ramadan dibagi menjadi tiga tipe kegiatan, yakni Tipe A, Tipe B, dan Tipe C. Berdasarkan laporan yang telah diterima, sebagian besar sekolah melaksanakan kegiatan dengan pola Tipe C, yaitu kegiatan Pondok Ramadan yang berlangsung selama tiga hari tanpa menginap.
“Alhamdulillah seluruh jadwal kegiatan Pondok Ramadan telah dilaporkan kepada kami. Bahkan para pengawas juga sudah turun langsung ke lapangan untuk memantau pelaksanaannya,” ungkapnya.

Selain itu, selama bulan Ramadan juga dilaksanakan program dari PAIS yang dikenal dengan PAGAR (Panca Gerakan Ramadan). Program ini mencakup lima gerakan, yakni Gerakan Mengaji, Gerakan Menanam Pohon, Gerakan Berwakaf Uang, Gerakan Berbagi dengan Anak Yatim, serta Gerakan Ngopi atau Ngobrol Pendidikan Islam.
Menurutnya, dari lima gerakan tersebut, sekolah setidaknya dapat melaksanakan satu atau dua kegiatan. Sementara Gerakan Mengaji menjadi kegiatan yang hampir selalu dilaksanakan di setiap lembaga pendidikan.
Ia juga menyampaikan bahwa Gerakan Menanam Pohon mulai dilaksanakan oleh sejumlah sekolah. Penanaman pohon dapat dilakukan di lingkungan sekolah maupun di rumah masing-masing siswa apabila tersedia lahan. Bahkan jika tidak memiliki lahan, kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan menanam tanaman di dalam pot.
Selain kegiatan tersebut, banyak sekolah juga mengadakan kegiatan sosial selama Ramadan, seperti berbagi dengan anak yatim, pembagian sembako, hingga berbagi takjil kepada masyarakat.

“Alhamdulillah berbagai gerakan ini telah banyak dilaksanakan oleh sekolah-sekolah dan juga telah dilaporkan kepada kami,” tambahnya.
Di akhir amanatnya, H. Ibrahim mengajak seluruh aparatur serta masyarakat pendidikan untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah.(Tim)



