Hangat dan Inspiratif, Ketua DWP Kemenag Jatim Bersilaturahmi dengan DWP Bondowoso
Bondowoso (Inmas) — Balutan suasana alam yang asri di Pendopo Teduh Glamping menjadi saksi hangatnya silaturahmi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Ibu Kholilaty Shofi Bahtiar, S.Ag., bersama jajaran DWP Kankemenag Kabupaten Bondowoso, Kamis (12/2/2026).
Pertemuan yang dikemas dalam bincang santai ini berlangsung penuh keakraban, menghadirkan dialog yang menginspirasi sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan antaranggota.

Ketua DWP Kankemenag Bondowoso, Hj. Indah Ali Masyhur, S.Kep., Ners., dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran Ketua DWP Kemenag Jatim beserta rombongan. Ia mengapresiasi semangat para anggota yang tetap antusias mengikuti kegiatan meski harus menempuh perjalanan yang cukup jauh.
“Pertemuan ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi ruang untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan mempererat silaturahmi,” ujarnya dengan penuh kehangatan.
Pada kesempatan tersebut, Hj. Indah juga menyampaikan apresiasi atas capaian Ibu Kholilaty Shofi Bahtiar yang baru-baru ini dinobatkan sebagai Bunda Inklusi oleh Penasehat DWP Kemenag RI dalam kegiatan tingkat nasional di Jawa Barat. Penghargaan tersebut menjadi simbol komitmen dalam mendorong kepedulian dan pemberdayaan yang inklusif, khususnya di bidang pendidikan.
Ia berharap, semangat inklusivitas tersebut dapat menginspirasi seluruh anggota DWP Bondowoso untuk semakin terbuka dan siap membersamai anak-anak serta saudara-saudara yang memiliki kebutuhan khusus.
Kegiatan ini dihadiri anggota Dharma Wanita dari berbagai unsur, mulai dari pelaksana, wilayah kerja KUA, satuan kerja, perwakilan pengawas, penyuluh, hingga pengurus Persada. Meski tidak seluruh anggota dapat hadir karena keterbatasan tempat dan kesibukan, nuansa kebersamaan tetap terasa erat dan penuh kekeluargaan.

Sementara itu, Ketua DWP Kemenag Provinsi Jawa Timur, Ibu Kholilaty Shofi Bahtiar, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan partisipasi aktif DWP Bondowoso. Ia menegaskan bahwa kekuatan organisasi terletak pada soliditas dan komitmen bersama.
“Dharma Wanita akan terus berkembang jika kita saling mendukung dan berjalan beriringan. Kebersamaan adalah kekuatan utama,” tuturnya.

Ia juga mendorong peningkatan kapasitas anggota melalui penguatan pelaporan administrasi, pengelolaan keuangan yang akuntabel, serta optimalisasi publikasi kegiatan agar tata kelola organisasi semakin tertib, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Bincang santai yang berlangsung hangat tersebut menjadi pengingat bahwa Dharma Wanita Persatuan bukan sekadar organisasi pendamping, tetapi wadah strategis pemberdayaan perempuan yang aktif, peduli, dan berkontribusi nyata dalam mendukung tugas dan fungsi Kementerian Agama.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai inklusif, DWP diharapkan terus tumbuh sebagai organisasi yang solid, inspiratif, dan memberi manfaat luas bagi keluarga besar Kementerian Agama serta masyarakat.(Tim)



