Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

22 May 2026 Berita 15 Views

Jaga Harmoni Beragama, Kejaksaan Bondowoso dan Kemenag Rapat Koordinasi Tim Pakem

Bondowoso (Inmas)— Kantor Kejaksaan Negeri Bondowoso menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) Tahun 2026 pada Jumat (22/5/2026), bertempat di Meeting Room Kejaksaan Negeri Bondowoso. Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi lintas instansi dalam menjaga kondusivitas, kerukunan, dan harmoni kehidupan masyarakat di Kabupaten Bondowoso.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI., didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Dr. H. Suharyono, S.Ag., M.H. Turut hadir pula Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bondowoso, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bondowoso, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Dinas Pendidikan, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Dr. David P. Duarsa, membuka kegiatan dengan memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di lingkungan kejaksaan Bondowoso. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dapat menjalankan amanah di Kabupaten Bondowoso dan berbagi pengalaman tugas sebelumnya sebagai Asisten Bidang Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Beliau menekankan pentingnya membangun sinergi dan komunikasi yang kuat antarinstansi dalam menjaga stabilitas sosial.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bondowoso menyampaikan bahwa perbedaan pandangan di tengah masyarakat dapat disikapi secara arif melalui dialog dan pendekatan yang menyejukkan. Tradisi budaya yang hidup di masyarakat, menurutnya, merupakan kearifan lokal yang patut dijaga selama tetap sejalan dengan nilai-nilai kerukunan dan ketertiban bersama.

 

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini, kondisi kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Bondowoso dinilai tetap terjaga dengan baik dan kondusif. Meski demikian, berbagai dinamika sosial dan perkembangan informasi di media sosial tetap perlu dicermati bersama. Pengawasan, penguatan komunikasi, serta edukasi kepada masyarakat dinilai penting sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gesekan maupun penyebaran informasi yang dapat menimbulkan salah persepsi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso menyampaikan pentingnya memperkuat moderasi beragama, menjaga semangat toleransi, serta meningkatkan sinergi antar lembaga dalam merawat keharmonisan masyarakat. Upaya kaderisasi moderasi beragama yang selama ini dilakukan bersama FKUB dan berbagai pihak diharapkan terus berlanjut, khususnya dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya hidup rukun di tengah keberagaman.

 

Dari rapat koordinasi ini, disepakati bahwa kondisi Kabupaten Bondowoso hingga saat ini masih aman dan kondusif. Namun, pengawasan dan komunikasi lintas sektor tetap perlu diperkuat sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi persoalan sosial maupun keagamaan. Selain itu, perkembangan informasi di media sosial juga menjadi perhatian bersama agar masyarakat semakin bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.(Tim)