Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

28 September 2026 Berita 22 Views

Kemenag Bondowoso Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Melalui Program Berbasis KUA

BONDOWOSO (Humas) — Pemberdayaan masyarakat terus menjadi bagian dari upaya Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso dalam menghadirkan layanan yang memberi manfaat lebih luas. Melalui program pemberdayaan ekonomi umat berbasis Kantor Urusan Agama (KUA), bantuan dana disalurkan kepada calon penerima manfaat di wilayah KUA Kecamatan Binakal.

Penyaluran berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Senin (28/9/2026). Program ini merupakan hasil sinergi Kementerian Agama dengan BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KUA, serta unsur terkait untuk mendukung masyarakat agar memiliki ruang tumbuh dan peluang meningkatkan kemandirian ekonomi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, H. Moh. Ali Masyhur, mengatakan bantuan yang disalurkan tidak semestinya dipandang hanya dari nilai materi yang diterima. Di balik bantuan tersebut terdapat ikhtiar bersama untuk membuka peluang dan mendorong penerima manfaat agar mampu berkembang secara mandiri.

“Ini bukan hanya kegiatan sosial. Saya meyakini program ini memiliki makna yang strategis dalam membangun kemandirian dan masa depan umat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan program pemberdayaan ekonomi umat juga memperlihatkan bahwa KUA dapat mengambil peran yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Pelayanan KUA tidak berhenti pada urusan administrasi dan keagamaan, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat.

Ali Masyhur menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Kementerian Agama, KUA, dan pihak terkait. Menurutnya, sinergi semacam ini penting agar program pemberdayaan dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Program yang kita laksanakan hari ini merupakan wujud nyata kepedulian dan sinergi. Bantuan ini diharapkan benar-benar dapat memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.

Ia berpesan agar bantuan yang diterima tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat dimanfaatkan secara produktif sesuai kebutuhan dan potensi usaha masing-masing penerima.

“Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi juga bentuk kepercayaan dan harapan. Mudah-mudahan bisa berkembang, semakin mandiri, dan semakin berdaya,” pesannya.

Ali Masyhur juga mengajak penerima manfaat untuk menjaga amanah tersebut dengan mengelolanya secara bertanggung jawab. Dengan pemanfaatan yang tepat, bantuan diharapkan dapat membantu mengembangkan usaha, menambah penghasilan, dan memberi manfaat bagi keluarga.

“Semoga apa yang diterima hari ini membawa keberkahan, memberikan manfaat bagi keluarga, dan menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan,” harapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso KH. Achmadi, Kasubbag TU Kemenag Bondowoso Samson Hidayat, Kasi PD Pontren H. Mohammad Noer Fauzan, Penyelenggara Zakat dan Wakaf H. Agus Jailani, Kepala KUA Kecamatan Binakal, serta Kepala Desa Sumberwaru Kecamatan Binakal atau yang mewakili.

Melalui program tersebut, Kemenag Bondowoso berharap KUA semakin hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai tempat pelayanan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang yang ikut mendorong tumbuhnya kemandirian dan keberdayaan masyarakat.

Program ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar menghadirkan pelayanan yang tidak hanya selesai pada administrasi, tetapi berlanjut pada manfaat yang dapat dirasakan dalam kehidupan masyarakat.(Tim)