Kepala Kankemenag Bondowoso Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H di Pendopo Kabupaten
Bondowoso (Inmas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI, menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M yang digelar di Pendopo Kabupaten Bondowoso, Senin malam (9/3/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Al-Qur’an sebagai Fondasi Pembangunan Berkualitas, Akseleratif, dan Holistik di Kabupaten Bondowoso.”
Peringatan tersebut menghadirkan Pengasuh Pondok Pesantren Nurut Syam K.H. Malik Sanusi sebagai penceramah. Kegiatan juga dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I, para pimpinan OPD, camat, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Di antaranya Ketua MUI Bondowoso K.H. Asy’ari Pasha, Lc, Ketua PD Muhammadiyah Bondowoso Muhammad Malik, M.Ag, Ketua Dewan Masjid Indonesia Bondowoso K.H. Abdurrahman Ilyas, serta Ketua Baznas Bondowoso K.H. Ahmadi, S.Pd., M.Pd. Turut hadir pula tokoh masyarakat Habib Abdul Bari dan K.H. Mahsun, serta pimpinan Bank Jatim Bondowoso Heru Widodo.

Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag. menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga memerlukan fondasi moral dan spiritual yang kuat. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi pedoman dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
“Peringatan Nuzulul Qur’an ini hendaknya tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas moral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” ujarnya.
Usai kegiatan, Kepala Kankemenag Bondowoso Moh. Ali Masyhur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi maupun pembangunan daerah.(Tim)



