Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

09 February 2026 Berita 39 Views

Kuatkan Zona Integritas, Kepala Kemenag Bondowoso Bina Pegawai MTsN 3 Bondowoso

Bondowoso (Inmas) — Komitmen penguatan integritas dan peningkatan kualitas layanan pendidikan terus ditegaskan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI, memberikan pembinaan pada kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pembinaan Pegawai Tahun 2026 di Aula MTsN 3 Bondowoso, Senin (9/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi seluruh pegawai MTsN 3 Bondowoso untuk meneguhkan komitmen bekerja secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu dan berdampak bagi masyarakat.

Kepala MTsN 3 Bondowoso, Mohammad Ahsan, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen moral dan institusional seluruh warga madrasah dalam menjalankan tugas secara disiplin dan berorientasi mutu.

“Pakta integritas menjadi penguat komitmen bersama untuk menghadirkan layanan madrasah yang berkualitas, inovatif, serta selaras dengan visi dan misi MTsN 3 Bondowoso,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Kantor Kemenag Bondowoso dan Pengawas Madrasah yang memberikan pembinaan langsung. Ke depan, MTsN 3 Bondowoso akan melanjutkan penguatan layanan pendidikan melalui Bimbingan Teknis dan Workshop Kurikulum Cita.

Dalam pembinaannya, Kepala Kankemenag Bondowoso menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani.

Ia mengapresiasi kinerja MTsN 3 Bondowoso, khususnya dalam pengelolaan dan ketuntasan anggaran DIPA yang dinilai konsisten dan akuntabel setiap tahunnya. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan anggaran tidak ditentukan oleh besar kecilnya nominal, melainkan oleh komitmen, perencanaan yang matang, dan tanggung jawab pelaksanaannya.

“Pakta integritas ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, tetapi deklarasi bersama untuk bekerja lebih baik, lebih jujur, terukur, dan berdampak. Sejalan dengan semangat Kementerian Agama Berdampak,” tegasnya.

Ia juga mengibaratkan perjanjian kinerja sebagai arah, pakta integritas sebagai kompas, dan kinerja harian sebagai langkah nyata. Jika arah dan kompas selaras, maka setiap langkah akan saling menguatkan dalam mencapai tujuan organisasi.

Lebih lanjut, Kepala Kantor menekankan tiga kunci penguatan kinerja madrasah, yakni kolaborasi, fleksibilitas, dan inovasi. Keberhasilan madrasah, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui kerja bersama seluruh ekosistem madrasah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga pimpinan.

“Madrasah harus adaptif terhadap tantangan tanpa kehilangan jati diri, fleksibel dalam pendekatan, dan terus menghadirkan inovasi agar layanan pendidikan semakin relevan dan bermakna bagi masyarakat,” pesannya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pengawas Madrasah Hambali, S.Pd, serta seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 3 Bondowoso. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. (Tim)