Penanaman Adab untuk Membentuk Karakter
Bondowoso (26/02) Pengajaran atau proses transfer ilmu pengetahuan dalam pendidikan Islam yang berfokus pada integrasi ilmu dan moral dilaksanakan untuk kelas 7 Putri dalam Pesrom hari ke-4 pagi ini.
Materi Pesrom mengadopsi pengajaran yang ada di pesantren yang membahas adab belajar, seperti mengagungkan ilmu dan guru, niat, kesungguhan, dan wara'. yang bertujuan agar santri mendapatkan ilmu yang berkah, bermanfaat, dan memiliki akhlak mulia.
Bertempat di Musholla Raudlatus Shalihin,materi Ta'lim Muta'allim disampaikan oleh Ustadz Sutrino,S.Pd.I
Sebagai pengantar sebelum memulai materi dibahas tentang hal-hal yang menghapus pahala puasa yaitu:
1. ghibah
2.mengadu domba
3. berdusta
4. sumpah palsu
5. melihat lawan jenis dengan syahwat
Isi Kajian Ta'lim Muta'allim secara umum adalah:
1.Seseorang yg mencari ilmu tidak akan mendapatnya/ tidak manfaat tanpa mengagungkan ilmu itu sendiri dan mengagungkan guru dan
menghormatinya
2. Seseorang tidak gagal mencapai cita-citanya kecuali disebabkan meninggalkan, mengagungkan dan menghormat gurunya
3.menghormati lebih baik dari taat. Contoh meninggalkan sesuatu tidak menjadi kufur namun tidak menghormati bisa menjadi kufur karena dengan menghormat akan mematuhi.
4. Sayyidina Ali mengatakan:
-Saya adalah hamba orang yang mengajar saya satu huruf. ( hamba terserah tuannya hendak diperjual-belikan, atau dimerdekakan).
-Saya mengetahui hak yang paling berhak dipenuhi adalah haknya guru. (hak=kewajiban)(Wiedheri)



