Pesantren Ramadhan 1447 H resmi dimulai dengan satu pesan kuat: puasa adalah latihan kejujuran yang membentuk karakter sejak dini.
Bondowoso – Semangat Ramadhan terasa kuat di Aula MIN 3 Bondowoso saat ratusan siswa mengikuti pembukaan Pesantren Ramadhan 1447 H, Senin (23/2/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu menjadi momentum menanamkan nilai kejujuran melalui ibadah puasa. Pesantren Ramadhan 1447 H diikuti seluruh siswa bersama para asatidz dan digelar di aula MIN 3 Bondowoso.
Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Madrasah, Kusuma Wardani, M.Pd.I., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya nilai kejujuran dalam ibadah puasa. Menurutnya, puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga latihan kejujuran yang tidak selalu terlihat oleh manusia. “Dalam ibadah puasa sejatinya kita dilatih untuk jujur. Ketika tidak berpuasa, mungkin orang lain tidak tahu. Namun pada hakikatnya Allah Maha Tahu,” pesannya di hadapan para siswa.
Kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (23/2/2026) hingga Rabu (25/2/2026). Berbagai materi keagamaan telah disiapkan untuk memperkuat pemahaman siswa tentang ibadah di bulan suci. Seusai pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi fikih puasa. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mencatat penjelasan pemateri, serta aktif menjawab pertanyaan yang diberikan. Pesantren Ramadhan ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga membentuk karakter siswa yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan ibadah.



