Polres Bondowoso Edukasi Siswa MAN Bondowoso tentang Deteksi Berita Hoaks
Bondowoso (Humas) – Senin (24/8/2026), Polres Bondowoso memberikan sosialisasi kepada siswa dan siswi MAN Bondowoso mengenai pentingnya menyaring dan memastikan kebenaran informasi di tengah derasnya arus berita digital. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di Laboratorium Komputer MAN Bondowoso dengan sasaran utama peserta didik.
Dalam sosialisasi tersebut, pihak Polres Bondowoso memperkenalkan sebuah aplikasi yang dapat membantu melakukan pengecekan terhadap informasi yang beredar, khususnya untuk mengetahui apakah suatu berita benar atau terindikasi sebagai berita hoaks. Pengenalan aplikasi tersebut menjadi bagian dari edukasi literasi digital agar peserta didik lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi.

Peserta didik mendapatkan pemahaman bahwa perkembangan teknologi dan media sosial membuat informasi dapat tersebar dengan sangat cepat. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan melakukan verifikasi sehingga siswa tidak mudah mempercayai berita yang belum diketahui kebenarannya.
Kepala MAN Bondowoso, Santoso, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Polres Bondowoso yang telah memberikan edukasi kepada peserta didik. Menurutnya, kemampuan memilah dan memeriksa informasi menjadi hal penting yang perlu dimiliki siswa di tengah perkembangan teknologi saat ini.
"Kegiatan seperti ini sangat penting bagi anak-anak kita. Mereka setiap hari berhadapan dengan media sosial dan berbagai informasi. Jangan sampai anak-anak kita mudah percaya kemudian ikut menyebarkan berita yang ternyata tidak benar. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan untuk memeriksa dan memastikan informasi sebelum menyebarkannya," ujar Santoso.
Ia berharap peserta didik dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika menerima informasi melalui media sosial maupun platform digital lainnya.
"Gunakan teknologi untuk hal-hal yang positif. Kalau mendapatkan sebuah berita, jangan langsung percaya dan jangan langsung share. Cek dulu kebenarannya. Saya berharap anak-anak MAN Bondowoso menjadi generasi yang cerdas dalam menggunakan teknologi dan tidak mudah terseret informasi hoaks," tambahnya.
Salah satu peserta didik MAN Bondowoso, Alif, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan siswa yang sehari-hari menggunakan media sosial dan menerima berbagai informasi melalui internet.
"Menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat karena sekarang banyak sekali berita yang beredar di media sosial dan terkadang kita sulit mengetahui apakah berita tersebut benar atau tidak. Dengan adanya aplikasi seperti ini, kita bisa lebih berhati-hati sebelum percaya atau membagikan sebuah berita," ujar Alif.
Ia juga menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut membuat dirinya semakin memahami pentingnya melakukan pengecekan sebelum menyebarkan informasi kepada orang lain.
"Saya setuju bahwa kita sebagai siswa harus lebih bijak menggunakan media sosial. Jangan sampai karena langsung percaya dengan berita yang belum tentu benar, kita justru ikut menyebarkan hoaks," tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, siswa dan siswi MAN Bondowoso diharapkan mampu menjadi pengguna media digital yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab. Peserta didik tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar dan berkomunikasi, tetapi juga memiliki kesadaran untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
Sosialisasi Polres Bondowoso di MAN Bondowoso sekaligus menjadi bentuk sinergi dalam memberikan edukasi kepada generasi muda. Dengan semakin kuatnya literasi digital peserta didik, diharapkan mereka mampu menghadapi derasnya arus informasi secara bijak serta turut menciptakan lingkungan digital yang sehat dan bertanggung jawab.
(Humas MAN Bondowoso)




