Tiga siswa MIN 3 Bondowoso sukses menuntaskan tasmi’ Al-Qur’an tanpa mushaf, Kamis (26/2), dengan hafalan lancar dan penuh percaya diri.
Bondowoso – Nuansa Ramadhan terasa khidmat di Aula MIN 3 Bondowoso, Kamis (26/2), saat kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghoib digelar. Tiga peserta didik tampil penuh percaya diri memperdengarkan hafalan Al-Qur’an tanpa melihat mushaf sebagai bentuk ujian sekaligus pembuktian kualitas hafalan.
.png)
Mereka adalah Muhammad Ahilil Hikam kelas 4B yang mentasmi’kan Juz 1, Anisah Fathin Afroh kelas 5 Juz 30, serta Anindita Nirmala Salsabila kelas 5 Juz 30. Dengan suara lantang dan tartil, ketiganya melantunkan ayat demi ayat di hadapan guru, penguji, serta jamaah yang hadir.
Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghoib merupakan metode pengujian hafalan secara menyeluruh tanpa melihat mushaf. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepercayaan diri siswa, menguji kelancaran hafalan, serta menjaga kualitas dan kekuatan ingatan terhadap ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut juga menjadi momen istimewa karena didampingi langsung oleh wali murid masing-masing peserta. Kehadiran orang tua menambah motivasi sekaligus memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga dalam membina generasi Qur’ani.
Kepala MIN 3 Bondowoso, Kusuma Wardani, menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan orang tua yang telah mendampingi proses belajar. Menurutnya, tasmi’ bukan sekadar ujian hafalan, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter.
“Anak-anak tidak hanya diuji hafalannya, tetapi juga ditempa mental dan keberaniannya. Harapannya, hafalan ini tidak hanya kuat di lisan, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari,” ujarnya.
Program Unggulan Tahfidz disebut menjadi salah satu ikhtiar madrasah dalam melahirkan generasi yang unggul secara akademik sekaligus kokoh dalam spiritualitas. Melalui kegiatan tasmi’ ini, MIN 3 Bondowoso kembali menegaskan komitmen dalam membina generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia dan berprestasi.



