Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

17 November 2025 Berita 90 Views

Bondowoso Deklarasikan Kader Moderasi Beragama, Perkuat Pengawasan Aliran Kepercayaan

Bondowoso (Inmas)– Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar Deklarasi Kader Moderasi Beragama sekaligus Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Masyarakat (PAKEM) di Pendopo Bupati, Senin (17/11). Agenda ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat toleransi, meningkatkan deteksi dini, serta menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, Kejaksaan Negeri Bondowoso, BIN Korwil, FKUB, MUI, pimpinan sekolah dan madrasah, serta 55 pelajar yang secara resmi ditetapkan sebagai kader. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso turut hadir sebagai representasi kementerian yang menjadi garda terdepan dalam penguatan moderasi beragama di daerah.

Kepala Kesbangpol Bondowoso dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, sekaligus menegaskan bahwa penguatan moderasi beragama membutuhkan kerja bersama. Ia memaparkan dasar hukum kegiatan, mulai dari UU HAM hingga Perpres Penguatan Moderasi Beragama, yang menjadi landasan operasional pengawasan PAKEM.

Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso menjelaskan bahwa PAKEM merupakan tugas strategis kejaksaan dalam mengawasi aliran kepercayaan dan aliran keagamaan. Tim koordinasi, ujarnya, melibatkan BIN, TNI, Polri, Kemenag, Kesbangpol, MUI, dan FKUB. “Kegiatan ini memperkuat komitmen moderasi, kemampuan deteksi dini, serta menjaga kondusivitas wilayah,” tuturnya, sebelum menutup sambutan dengan pantun yang mengajak hadirin merawat kerukunan.

Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso mengajak seluruh kader menjadi duta perdamaian di lingkungannya masing-masing. Ia menegaskan bahwa moderasi beragama adalah cara pandang yang adil dan seimbang, tanpa mengurangi keyakinan seseorang, tetapi justru menguatkan praktik keberagamaan yang damai. “Kalian saya titipkan untuk menumbuhkan semangat toleransi, kebersamaan, dan cinta tanah air di Bumi Bondowoso,” ujarnya.

Deklarasi Kader Moderasi Beragama dan sosialisasi PAKEM kemudian diresmikan dengan pembacaan Bismillahirrahmanirrahim, menandai komitmen bersama menjaga keberagaman sebagai kekuatan sosial Bondowoso.(tim)