MTsN 1 Bondowoso Terima Studi Tiru Sekolah Siaga Kependudukan {SSK} dari Kabupaten Blitar
Bondowoso (Humas MTsN 1 Bondowoso) — MTsN 1 Bondowoso menerima kunjungan studi tiru Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Blitar pada Rabu, 04 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan dan berbagi praktik baik pelaksanaan program SSK di lingkungan satuan pendidikan.
Kegiatan studi tiru diawali dengan pembukaan yang dilaksanakan di Dinas Sosial Kabupaten Bondowoso. Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke MTsN 1 Bondowoso untuk melihat secara langsung implementasi program SSK yang telah terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran dan kesiswaan madrasah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Ustadz Tofan Hidayat, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Kementerian Agama akan selalu ikut andil dan memberikan dukungan penuh terhadap madrasah dalam pelaksanaan program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Adiwiyata. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya penguatan karakter peserta didik serta peningkatan kualitas pendidikan madrasah.
Sambutan sekaligus penyampaian materi umum terkait SSK disampaikan oleh Kepala MTsN 1 Bondowoso, Ustadzah Erna Pramantika, M.Pd. Beliau menjelaskan bahwa program SSK bukan merupakan mata pelajaran baru, melainkan program yang diintegrasikan ke dalam setiap mata pelajaran yang ada. Integrasi tersebut disesuaikan dengan karakteristik dan materi masing-masing mapel, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna bagi peserta didik.
Lebih lanjut, beberapa guru mata pelajaran memaparkan praktik integrasi SSK dalam pembelajaran. Ustadzah Retno selaku guru IPA menjelaskan bahwa integrasi SSK dalam mata pelajaran IPA sangat relevan, salah satunya pada materi organ reproduksi yang dikaitkan dengan penyakit menular seksual dan kesehatan remaja. Selanjutnya, Ustadzah Mudjiati selaku guru Matematika memaparkan integrasi materi statistik dengan penyajian data. Sementara itu, Ustadzah Irawati selaku guru IPS menjelaskan keterkaitan materi kependudukan yang berdampak pada ekonomi & sosial, terintegrasi dengan program SSK.
Selain dalam kegiatan pembelajaran, Kepala Madrasah juga memaparkan implementasi SSK melalui kegiatan kesiswaan, seperti kegiatan rutin Jum'at Sehat dan Jum'at Bersih yang mendukung pembentukan perilaku hidup bersih, sehat, dan bertanggung jawab. Beliau juga menambahkan adanya pojok kependudukan yang dikemas secara menarik dan informatif sebagai sarana literasi peserta didik terkait isu-isu kependudukan.
Melalui kegiatan studi tiru ini, MTsN 1 Bondowoso berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan program SSK sebagai bagian dari upaya menciptakan peserta didik yang berkarakter, berwawasan kependudukan, dan siap menghadapi tantangan masa depan. {norma}



