Daring dari Bondowoso, Kepala KUA Maesan dan Tenggarang Resmi Dilantik
Bondowoso (Inmas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso memfasilitasi pelantikan penghulu dengan tugas tambahan sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (10/12/2026). Kegiatan tersebut diikuti dari Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso.
Pelantikan dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban oleh para pejabat bukanlah fasilitas, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di akhirat. Menurutnya, pejabat yang memaknai jabatan sebagai amanah akan bekerja dengan penuh tanggung jawab, berbeda dengan mereka yang memandang jabatan sebagai sarana untuk menuntut fasilitas.
Kakanwil Kemenag Jatim juga menekankan pentingnya keseimbangan antara niat pengabdian dengan kompetensi dan komitmen. Ia menyampaikan bahwa semangat dan niat baik saja tidak cukup tanpa dibarengi kemampuan dan tekad kuat dalam menjalankan tugas. Tanpa kompetensi, pelaksanaan amanah berpotensi menghadapi berbagai kendala di lapangan.
Selain itu, ia mengingatkan para pejabat untuk senantiasa menjunjung prinsip kerja istikamah dan akuntabilitas. Istikamah dimaknai sebagai keteguhan pendirian dalam menghadapi tantangan dan ujian, sementara akuntabilitas berarti setiap tindakan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada diri sendiri, negara, bangsa, keluarga, serta Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam konteks pelayanan publik, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan bahwa pejabat KUA adalah pelayan masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan mentalitas melayani, kesabaran, serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi beragam karakter masyarakat. Ia juga mengingatkan agar para pejabat mampu mengendalikan emosi dan menghindari amarah, karena emosi negatif dapat berdampak pada kesehatan dan efektivitas kepemimpinan.
Terkait adaptasi di tempat tugas baru, Kakanwil berharap proses penyesuaian dapat dilakukan dengan cepat, maksimal dalam waktu satu minggu. Bagi pejabat yang mengalami mutasi, ia menilai adaptasi seharusnya tidak menjadi kendala berarti. Sementara bagi pejabat yang memperoleh promosi, ia berpesan agar tidak merasa paling pintar dan mampu menyelaraskan antara teori dengan praktik di lapangan.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Suharyono, S.Ag., M.H., yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, menyampaikan sambutan sekaligus arahan kepada para pejabat yang dilantik. Ia menyampaikan bahwa pelantikan penghulu dengan tugas tambahan sebagai Kepala KUA merupakan bagian dari upaya penguatan layanan keagamaan di tingkat kecamatan.
Dr. H. Suharyono menegaskan bahwa Kepala KUA memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Kementerian Agama di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap para Kepala KUA yang baru dilantik, yakni H. Mohammad Sulaiman, S.Ag., sebagai Kepala KUA Kecamatan Tenggarang dan H. Miftahul Ulum, S.Ag., M.HI., sebagai Kepala KUA Kecamatan Maesan, dapat segera beradaptasi, membangun koordinasi yang baik dengan lintas sektor, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara profesional, humanis, dan berintegritas.

Ia juga mengingatkan agar Kepala KUA senantiasa menjaga marwah institusi Kementerian Agama dengan memberikan teladan yang baik, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, keberhasilan Kepala KUA tidak hanya diukur dari administrasi yang tertib, tetapi juga dari kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap layanan keagamaan yang diberikan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI, yang hadir secara luring dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang dilantik. Ia juga menguatkan pesan Kakanwil Kemenag Jawa Timur agar para penghulu yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala KUA dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(Tim)



