Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

10 August 2026 Berita 18 Views

GEBER Musholla, Remus Ar-Raudhah Pastikan Pusat Ibadah MAN Bondowoso Tetap Bersih dan Nyaman

Bondowoso – Menjaga kebersihan tempat ibadah menjadi bagian dari pembiasaan yang terus dilakukan di MAN Bondowoso. Melalui GEBER Musholla (Gerakan Bersih-bersih Musholla), Remus Ar-Raudhah secara rutin memastikan musholla madrasah selalu dalam kondisi bersih, wangi, dan nyaman digunakan sebagai pusat kegiatan ibadah peserta didik.

Musholla MAN Bondowoso menjadi ruang yang tidak terpisahkan dari aktivitas keseharian siswa. Selain digunakan untuk salat berjamaah, musholla juga menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual peserta didik. Karena itu, kondisi kebersihan dan kenyamanan musholla menjadi bagian yang perlu dijaga setiap hari.

Kepala MAN Bondowoso, Santoso, S.Ag., M.Pd., menekankan bahwa kebersihan lingkungan madrasah, termasuk tempat ibadah, merupakan bagian dari pembiasaan yang perlu ditanamkan kepada peserta didik.

"Musholla ini setiap hari digunakan oleh anak-anak untuk beribadah. Maka kebersihannya harus benar-benar diperhatikan. Anak-anak perlu dibiasakan untuk menjaga tempat yang mereka gunakan bersama, karena menjaga kebersihan juga bagian dari tanggung jawab dan pembentukan karakter," ujar Santoso.

GEBER Musholla bukan kegiatan yang hanya dilakukan ketika terdapat agenda tertentu. Mengingat aktivitas ibadah peserta didik terpusat di musholla, Remus Ar-Raudhah melaksanakan kegiatan tersebut secara rutin setiap hari.

Anggota Remus memastikan berbagai bagian musholla tetap terawat, mulai dari kebersihan lantai, area tempat wudu, perlengkapan ibadah, hingga kondisi lingkungan sekitar musholla. Kebersihan tersebut dijaga agar musholla selalu siap digunakan oleh siswa untuk melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya.

Ketua Remus Ar-Raudhah menjelaskan bahwa tugas utama mereka adalah memastikan kondisi musholla selalu layak dan nyaman digunakan oleh seluruh siswa.

"Tugas kami memastikan musholla dalam keadaan bersih, wangi, dan suci, sehingga anak-anak yang datang untuk beribadah merasa nyaman. Karena musholla digunakan setiap hari, jadi kebersihannya juga harus kami perhatikan setiap hari," jelasnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas kebersihan, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab anggota Remus terhadap fasilitas ibadah yang digunakan bersama.

Melalui GEBER Musholla, anggota Remus Ar-Raudhah belajar untuk memiliki kepedulian, tanggung jawab, serta konsistensi dalam menjaga lingkungan. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat menjadi budaya bersama, sehingga seluruh peserta didik turut memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan musholla setelah menggunakannya.

GEBER Musholla pada akhirnya bukan hanya tentang membersihkan tempat ibadah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang ibadah yang bersih, wangi, suci, dan nyaman, sekaligus membangun kesadaran peserta didik bahwa menjaga kebersihan tempat ibadah merupakan tanggung jawab bersama.

(Humas MAN Bondowoso)