Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

27 October 2026 Berita 20 Views

Kemenag Bondowoso Bersinergi Wujudkan Sekolah Aman dan Ramah Anak melalui Polisi Jogo Sekolah

BONDOWOSO (Humas) Mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik memerlukan keterlibatan semua pihak. Komitmen tersebut tercermin dalam Apel Satgas Preventif Strike Polisi Jogo Sekolah Polres Bondowoso yang berlangsung di Mapolres Bondowoso, Selasa (27/10/2026).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, H. Moh. Ali Masyhur, mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Tofan Hidayat. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap perlindungan peserta didik serta terciptanya suasana belajar yang kondusif.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., dalam amanatnya menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter, menanamkan ilmu pengetahuan, serta mempersiapkan generasi penerus bangsa. Karena itu, lingkungan sekolah perlu dijaga agar setiap peserta didik dapat belajar dan berkembang dengan baik.

Ia mengingatkan bahwa anak-anak menghadapi beragam tantangan, mulai dari perundungan, judi daring, penyalahgunaan narkoba, hingga kenakalan remaja. Persoalan tersebut membutuhkan perhatian serius dan langkah pencegahan yang melibatkan berbagai unsur, baik keluarga, tenaga pendidik, kepolisian, maupun masyarakat.

Menurut Kapolres, program Polisi Jogo Sekolah tidak hanya menitikberatkan pada aspek keamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif. Melalui program ini, kepolisian diharapkan hadir lebih dekat dengan lingkungan sekolah untuk membangun komunikasi, memberikan pendampingan, serta mencegah potensi permasalahan sejak dini.

Kapolres juga menekankan pentingnya peran polisi pendamping kelas dan pengawas sekolah agar mampu menjadi teladan sekaligus mitra bagi para pelajar. Pendekatan yang humanis diperlukan supaya siswa merasa nyaman menyampaikan persoalan yang mereka alami tanpa rasa takut.

Sementara itu, pihak sekolah, khususnya kepala sekolah dan guru bimbingan konseling (BK), diharapkan terus memperkuat perannya dalam mengenali dan menangani permasalahan peserta didik. Koordinasi yang baik dengan kepolisian menjadi langkah penting untuk mencari penyelesaian secara bijaksana dan mengutamakan kepentingan anak.

Kepada para pelajar, Kapolres mengajak agar senantiasa menjaga kedisiplinan, mematuhi tata tertib, serta membangun pergaulan yang sehat. Kepedulian terhadap teman sebaya juga perlu ditumbuhkan agar tidak ada siswa yang merasa sendirian ketika menghadapi persoalan, termasuk saat mengalami perundungan.

“Menjaga anak-anak bukan hanya tugas polisi atau guru, melainkan tanggung jawab moral kita bersama,” tegasnya dalam amanat tersebut.

Pada kesempatan itu, Satgas Preventif Strike Polisi Jogo Sekolah Polres Bondowoso secara resmi dinyatakan siap bertugas. Kesiapan tersebut menjadi langkah untuk memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih aman bagi seluruh peserta didik.

Dalam konteks pendidikan madrasah, keamanan dan kenyamanan belajar merupakan bagian penting yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal. Selain memperoleh ilmu pengetahuan, peserta didik perlu mendapatkan ruang untuk membangun karakter, mengembangkan potensi, dan berinteraksi secara sehat tanpa khawatir terhadap kekerasan maupun perlakuan yang merendahkan martabat mereka.

Sinergi antara Kementerian Agama, kepolisian, dan satuan pendidikan diharapkan dapat memperkuat langkah perlindungan anak secara berkelanjutan. Dengan komunikasi yang terbuka dan kepedulian bersama, berbagai persoalan di lingkungan sekolah diharapkan dapat dikenali lebih awal dan ditangani secara tepat.

Upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan rasa aman, menumbuhkan kepedulian, serta membentuk generasi yang berakhlak dan bertanggung jawab.

Melalui lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak, Bondowoso diharapkan mampu menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas.(dany)