Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

11 June 2026 Berita 16 Views

Khatmil Qur’an dan Imtihan TPQ Al Falah Angkatan XXVII, Menguatkan Karakter Generasi Qur’ani yang Berakhlak dan Berdaya Saing

Bondowoso (Pontren) – Suasana khidmat, penuh syukur, dan kebahagiaan menyelimuti pelaksanaan Tasyakuran Khatmil Qur’an dan Imtihan Angkatan XXVII Tingkat Tartil dan Tahfidz TPQ Al Falah Tahun 2026 M/1447 H yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) di TPQ Al Falah, Desa Penanggungan, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan yang menjadi penanda keberhasilan para santri dalam menempuh pendidikan Al-Qur’an tersebut dihadiri oleh wali santri, tokoh masyarakat, jajaran pemerintah, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di lingkungan setempat.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang pelepasan dan penghargaan bagi para santri yang telah menuntaskan pembelajaran tartil dan tahfidz, tetapi juga menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah, berilmu, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Moh. Ali Masyhur, hadir secara langsung untuk memberikan apresiasi kepada para santri, ustaz dan ustazah, serta Yayasan Nurul Falah yang selama ini istiqamah membina pendidikan Al-Qur’an bagi generasi muda.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Khatmil Qur’an dan Imtihan bukan sekadar seremoni akhir pembelajaran, melainkan sebuah proses pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam diri para santri. Menurutnya, keberhasilan yang diraih para santri hari ini merupakan buah dari kerja keras, kesabaran, dan kolaborasi yang baik antara lembaga pendidikan, para pendidik, orang tua, serta lingkungan yang mendukung tumbuhnya kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya merayakan keberhasilan santri dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga meneguhkan harapan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi, dan landasan dalam membangun masa depan,” ujarnya.

Beliau juga berpesan agar para santri terus melanjutkan perjalanan menuntut ilmu dan menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an. Semangat membaca, menghafal, memahami, serta mengamalkan kandungan Al-Qur’an harus terus dipupuk agar mampu menjadi benteng moral dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.

Pelaksanaan kegiatan ini memberikan dampak yang luas bagi masyarakat. Selain menumbuhkan budaya cinta Al-Qur’an di kalangan anak-anak dan remaja, acara ini juga mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan partisipasi orang tua dalam pendidikan keagamaan, serta menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus belajar dan berprestasi. Kehadiran para hafidz dan hafidzah muda diharapkan mampu menjadi inspirasi sekaligus teladan bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui penyelenggaraan Khatmil Qur’an dan Imtihan Angkatan XXVII ini, TPQ Al Falah kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan Al-Qur’an yang konsisten mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam bacaan dan hafalan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kepedulian sosial, serta kesiapan menjadi agen perubahan dan penyebar nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. (Tim)