Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

11 October 2026 Berita 17 Views

Kontingen Pencak Silat MAN Bondowoso Raih Juara Umum 3 Bupati Cup 2026

Bondowoso (Humas) – Minggu (4/10/2026), kontingen pencak silat Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2026 yang berlangsung di GOR Pelita Bondowoso. Bersaing dengan pesilat dari berbagai perguruan dan sekolah tingkat SLTA se-Kabupaten Bondowoso, kontingen MAN Bondowoso berhasil menempati posisi Juara Umum 3 dengan raihan 28 medali, terdiri atas 10 medali emas, 8 medali perak, dan 10 medali perunggu.

Capaian tersebut menjadi hasil dari perjuangan para atlet yang mengikuti berbagai kategori pertandingan, baik tanding maupun seni. Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan komitmen MAN Bondowoso dalam mendukung pengembangan potensi siswa di bidang olahraga dan seni bela diri, sejalan dengan upaya membentuk peserta didik yang berprestasi, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Pada kategori seni, sejumlah siswa berhasil menyumbangkan prestasi terbaik. Faniza Shavira Putri dan Natasya Alexa Putri meraih juara pertama pada nomor ganda putri. Daniel Ahmad Junaidi juga berhasil menempati posisi juara pertama pada kategori solo tunggal bebas. Prestasi serupa diraih Diva Amelia yang menjadi juara pertama tunggal bebas, sedangkan Muhammad Naahidur Rizqiy meraih juara ketiga pada kategori tunggal tangan kosong.

Di kategori tanding, para pesilat MAN Bondowoso turut menunjukkan kemampuan terbaiknya. Medali juara pertama diraih Muhammad Alfarishi Firdaus, Muhammad Fahreza Haikal Ramadhani, Adli Syukron Ubaidillah, Alfan Fa’is Mukhlizi, Achmad Toriki Zulkarnain, Maulana Ali Wildani, dan Resita Marsha Devina. Hasil tersebut menjadi bagian penting dari kontribusi atlet dalam mengantarkan kontingen MAN Bondowoso meraih posisi tiga besar umum.

Sementara itu, sejumlah atlet berhasil meraih posisi juara kedua, yakni Mochammad Azzahril Risqon Kafabih, Fadhillah Ahmad Sefaril, Aza Saumi Haqqillah, Mohammad Ilham Ramadhani Setiawan, Lukman Hodhir, dan Isabel Dias Caesapelnia Pulcherima. Natasya Alexa Putri juga meraih juara kedua pada kategori tanding, melengkapi prestasinya di nomor ganda putri.

Prestasi juara ketiga kategori tanding diraih Haddat Busthomi Annaufal, Mochammad Revan Hafid, Mazza Wildan Azka Zakaria, Dzakwan Sabilul Muttaqin, Falih Hidayatullah, Azifatul Fadilah Fauziah, dan Hafiz Naufal Diansyah. Perolehan tersebut menunjukkan kontribusi para atlet dari berbagai kategori dalam memperkuat hasil akhir kontingen.

Salah satu atlet peraih medali emas, Muhammad Fahreza Haikal Ramadhani, siswa kelas X-B, tampil pada nomor tanding kelas F putra dengan berat badan 59–63 kilogram. Ia mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diperoleh setelah menjalani persiapan dan latihan selama beberapa bulan.

“Pertandingan di partai ini sangat menguras tenaga, terutama menjaga ritme serangan dan mental tanding. Kemenangan ini hasil dari latihan keras selama tiga bulan terakhir bersama pelatih dan dukungan teman-teman satu tim,” tutur Fahreza.

Kepala MAN Bondowoso, H. Santoso, S.Ag., M.Pd., yang hadir langsung mendampingi dan memberikan motivasi kepada para atlet, menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa dan tim pelatih atas perjuangan yang telah dilakukan. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kedisiplinan, ketekunan, dan kesungguhan dalam menjalani latihan.

Ia juga menilai bahwa pencapaian para atlet merupakan hal yang patut diapresiasi karena siswa harus mampu membagi waktu antara kegiatan pembelajaran dan latihan. Komitmen tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan prestasi nonakademik dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab siswa dalam menempuh pendidikan.

Lebih dari sekadar perolehan medali, kejuaraan ini menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk membangun mental bertanding, menghargai lawan, mematuhi aturan, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari pembentukan karakter peserta didik di lingkungan madrasah.

Keberhasilan meraih Juara Umum 3 Bupati Cup 2026 menjadi motivasi bagi keluarga besar MAN Bondowoso untuk terus mengembangkan potensi siswa melalui pembinaan yang berkelanjutan. Prestasi ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak siswa untuk berani berkompetisi, mengukir pencapaian, serta membawa nama baik madrasah di berbagai ajang.

(Humas MAN Bondowoso)