Lantunan Mahabbah Menggema, MAN Bondowoso Awali Rangkaian Takhtimussanah Addirosiyah 2026 dengan Gebyar Sholawat
Bondowoso – Lantunan sholawat menggema memenuhi Aula Utama MAN Bondowoso pada Kamis (11/6) dalam kegiatan Gebyar Sholawat yang menjadi pembuka rangkaian menuju puncak Takhtimussanah Addirosiyah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh elemen madrasah yang larut dalam suasana penuh kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Gebyar Sholawat menjadi momentum spiritual yang tidak hanya menghadirkan nuansa religius di lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi sholawat yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan doa bersama, sebelum kemudian dilanjutkan dengan penampilan grup-grup hadrah yang turut memeriahkan kegiatan. Tiga kelompok sholawat tampil bergantian membawakan lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW, yakni Hadrah Sahmasy Botolinggo, Jami'iyah Sholawat Nurul Burhan, dan Hadrah Ar Raudhah MAN Bondowoso.
Irama rebana yang berpadu dengan syair-syair sholawat menghadirkan suasana yang syahdu sekaligus menggugah semangat para hadirin. Tidak sedikit peserta yang larut dalam lantunan mahabbah kepada Rasulullah SAW yang menggema di seluruh penjuru aula.
Kepala MAN Bondowoso, Santoso, menyampaikan bahwa Gebyar Sholawat merupakan bagian dari ikhtiar madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual dan keagamaan.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat karakter religius peserta didik. Takhtimussanah bukan hanya perayaan akhir tahun pembelajaran, tetapi juga momentum untuk merefleksikan perjalanan pendidikan yang telah dilalui dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Rasul-Nya," ujarnya.
Puncak kekhusyukan acara terasa saat seluruh hadirin berdiri bersama mengikuti Mahalul Qiyam. Dengan penuh khidmat, para peserta melantunkan sholawat sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana haru dan syahdu menyelimuti Aula Utama MAN Bondowoso, menutup rangkaian Gebyar Sholawat dengan penuh keberkahan dan kebersamaan.
Lebih dari sekadar sebuah agenda seremonial, Gebyar Sholawat menjadi ruang bagi warga madrasah untuk memperkuat ikatan spiritual sekaligus meneguhkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Sebagai pembuka rangkaian Takhtimussanah Addirosiyah Tahun 2026, Gebyar Sholawat diharapkan menjadi awal yang baik dalam menyongsong berbagai agenda berikutnya. Dengan iringan doa dan lantunan sholawat, seluruh warga MAN Bondowoso berharap setiap langkah dan ikhtiar yang dilakukan senantiasa mendapatkan keberkahan serta ridha dari Allah SWT.
(Humas MAN Bondowoso)




