Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

18 August 2026 Berita 77 Views

Lima Siswa MAN Bondowoso Jadi Paskibraka Kabupaten, Siti Azizahtul Ulfa Dipercaya Membawa Baki

Bondowoso – Kebanggaan kembali dirasakan keluarga besar MAN Bondowoso dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 Tahun 2026. Sebanyak lima peserta didik MAN Bondowoso dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bondowoso.

Kelima peserta didik tersebut berasal dari berbagai kelas, yaitu Anggun Dwi Rahmadani dari kelas XI-N, Siti Azizahtul Ulfa dari kelas XI-K, Khoirien Sonya Noor Hafizah dari kelas XI-L, Dzaki Naufal Abdillah dari kelas XI-D, dan Julio Azmi Andrianto dari kelas XI-D.

Keikutsertaan kelima peserta didik tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi MAN Bondowoso. Mereka tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjadi representasi madrasah dalam menjalankan tugas pada rangkaian upacara peringatan HUT RI ke-81 tingkat Kabupaten Bondowoso.

Salah satu momen membanggakan terjadi saat upacara penurunan Bendera Merah Putih. Siti Azizahtul Ulfa dipercaya menjalankan tugas sebagai pembawa baki dalam prosesi tersebut. Kepercayaan itu menjadi bentuk apresiasi sekaligus tanggung jawab besar yang berhasil diemban oleh peserta didik MAN Bondowoso.

Kepala MAN Bondowoso, Santoso, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada kelima peserta didik yang telah menjalankan tugas sebagai Paskibraka Kabupaten Bondowoso.

"Alhamdulillah, kami bangga melihat lima anak MAN Bondowoso dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Bondowoso. Terlebih Siti Azizahtul Ulfa mendapat kepercayaan sebagai pembawa baki pada penurunan bendera. Ini tentu menjadi pengalaman dan kebanggaan yang luar biasa bagi anak-anak maupun bagi madrasah," ujar Santoso.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran berharga bagi para peserta didik, khususnya dalam membangun kedisiplinan, tanggung jawab, ketangguhan, dan rasa cinta tanah air.

"Semoga pengalaman ini menjadi bekal bagi mereka untuk terus berkembang. Paskibraka bukan hanya tentang baris-berbaris, tetapi juga tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan nasionalisme. Nilai-nilai tersebut harus terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Keberhasilan lima peserta didik MAN Bondowoso menjadi Paskibraka Kabupaten Bondowoso juga menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif di luar madrasah.

MAN Bondowoso turut mengapresiasi perjuangan Anggun Dwi Rahmadani, Siti Azizahtul Ulfa, Khoirien Sonya Noor Hafizah, Dzaki Naufal Abdillah, dan Julio Azmi Andrianto yang telah membawa nama baik madrasah. Semoga pengalaman menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Bondowoso menjadi kenangan berharga sekaligus langkah awal untuk meraih prestasi-prestasi berikutnya.

(Humas MAN Bondowoso)