Malam Puncak Haflatul Imtihan ke-73, 30 Siswa MIN 3 Bondowoso Resmi Dilepas
Bondowoso – Malam puncak Haflatul Imtihan ke-73 Yayasan Nurul Jadid Lombok Kulon berlangsung meriah sekaligus penuh haru, Sabtu (20/6). Momen ini menjadi ajang wisuda dan lepas pisah bagi siswa kelas akhir dari empat lembaga pendidikan, yakni RA Nurul Jadid, MIN 3 Bondowoso, MTs Lombok Kulon, dan MA Nahdlatul Ulama.
Di antara para peserta yang mengikuti prosesi tersebut, terdapat 30 siswa kelas VI MIN 3 Bondowoso yang resmi menuntaskan masa belajarnya di tingkat dasar. Mereka tampak bahagia didampingi orang tua dan para guru yang hadir sejak awal acara.
Malam itu bukan hanya menjadi ajang perpisahan, tetapi juga penuh pesan dan harapan untuk perjalanan pendidikan para siswa ke depan.
Ketua Yayasan Nurul Jadid, Drs. H. Mukhlis Hasan, mengajak para lulusan untuk terus melanjutkan pendidikan dan tidak berhenti belajar. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama di bangku sekolah akan lebih bermakna jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ilmu yang didapat harus diamalkan. Jangan putus sekolah, terus belajar dan lanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya di hadapan para wisudawan dan wali murid.
Dalam sambutannya, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak, menghormati guru, serta berbakti kepada orang tua. Sebab, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh sikap dan perilakunya.
Sementara itu, pada sesi orasi ilmiah, Dr. H. Abdul Muhit, M.Pd.I. menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya sering kali baru dirasakan di masa mendatang.
Menurutnya, seseorang yang memiliki ilmu dan akhlak yang baik akan mendapatkan tempat yang mulia. Karena itu, para siswa diminta untuk terus belajar dan tidak cepat merasa puas dengan capaian yang sudah diraih saat ini.
“Bisa jadi manfaat sekolah yang dirasakan hari ini belum terlihat sekarang. Namun suatu saat nanti akan terasa betapa pentingnya pendidikan dalam kehidupan,” tuturnya.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran para guru MIN 3 Bondowoso yang kompak mengenakan seragam biru muda. Mereka mendampingi para siswa sepanjang acara dan ikut merasakan kebahagiaan atas keberhasilan anak didiknya menyelesaikan pendidikan di madrasah.
Selain prosesi wisuda, malam puncak Haflatul Imtihan juga menjadi momen pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi. Gelar Bintang Pelajar MIN 3 Bondowoso diraih oleh Muhammad Zaky Alhabsyi. Sementara penghargaan Wisudawati Teladan diberikan kepada Adelia Ramadhani, dan predikat Wisudawati Terbaik diraih oleh Farihah Daroin.
Tepuk tangan dan rasa bangga dari para hadirin mengiringi penyerahan penghargaan tersebut. Pengakuan itu menjadi apresiasi atas kerja keras, kedisiplinan, serta prestasi yang ditunjukkan selama menempuh pendidikan di MIN 3 Bondowoso.
Malam itu menjadi penutup yang manis bagi perjalanan para siswa kelas VI. Di balik suasana perpisahan, tersimpan harapan agar mereka terus melangkah, menjaga nama baik madrasah, dan membawa bekal ilmu yang telah diperoleh untuk meraih cita-cita di masa depan.



