Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

06 August 2026 Berita 31 Views

MAN Bondowoso Bentuk Kader Kesehatan melalui Kolaborasi dengan KKNPMMS Universitas Dr. Soebandi

Bondowoso (Humas) – MAN Bondowoso terus memperkuat pembinaan karakter dan kepedulian peserta didik melalui program Pelatihan Kader Kesehatan. Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja KKNPMMS Universitas Dr. Soebandi Jember ini bertujuan membentuk kader kesehatan madrasah yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menjaga kesehatan serta memberikan pertolongan pertama di lingkungan sekolah.

Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan rangkaian kegiatan yang disusun secara bertahap. Hari pertama diawali dengan pembentukan kepengurusan kader kesehatan madrasah, dilanjutkan pada hari kedua dengan penyampaian materi mengenai kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat, serta dasar-dasar pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Selanjutnya, pada hari ketiga peserta mengikuti praktik langsung sebagai bentuk implementasi materi yang telah dipelajari.

Kepala MAN Bondowoso, Santoso, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi program yang diinisiasi oleh mahasiswa KKNPMMS Universitas Dr. Soebandi Jember. Menurutnya, pembentukan kader kesehatan menjadi langkah positif dalam menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap kesehatan diri sendiri maupun lingkungan madrasah.

"Kami menyambut baik program pelatihan kader kesehatan ini karena memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi peserta didik. Harapannya, kader kesehatan yang telah dibentuk mampu menjadi pelopor dalam membangun budaya hidup sehat, memberikan edukasi kepada teman sebaya, serta sigap memberikan pertolongan pertama apabila terjadi keadaan darurat di lingkungan madrasah," ujar Santoso.

Melalui penyampaian materi yang dipadukan dengan praktik langsung, peserta memperoleh pengalaman nyata dalam memahami teknik dasar pertolongan pertama. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri peserta ketika menghadapi kondisi darurat ringan sekaligus menumbuhkan jiwa kepedulian dan semangat untuk saling membantu di lingkungan madrasah.

Salah satu peserta pelatihan, Muhammad Iqbal, mengaku antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, pelatihan kader kesehatan memberikan pengalaman baru yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini karena kegiatannya tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga ada praktik langsung. Kami belajar bagaimana memberikan pertolongan pertama dengan benar sehingga lebih siap membantu teman atau orang lain ketika terjadi keadaan darurat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan karena ilmunya sangat bermanfaat bagi kami sebagai siswa," tutur Iqbal.

Program ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara MAN Bondowoso dan KKNPMMS Universitas Dr. Soebandi Jember dalam mendukung penguatan layanan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan peserta didik di bidang kesehatan. Melalui kegiatan ini, MAN Bondowoso berharap lahir kader-kader kesehatan yang mampu menjadi pelopor dalam menerapkan pola hidup sehat serta siap memberikan pertolongan pertama di lingkungan madrasah maupun masyarakat.

(Humas MAN Bondowoso)