Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

30 October 2026 Berita 17 Views

MAN Bondowoso Gelar Deklarasi Damai Calon Ketua OSIM, Komisioner KPU Berikan Pembinaan

Bondowoso (Humas) – MAN Bondowoso menggelar kegiatan deklarasi damai dan pembekalan calon Ketua serta Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) periode 2026–2027. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Pemilihan Ketua OSIM (Pilkasim) dengan menghadirkan Muhammad Maksun, S.Pd., Komisioner Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Kabupaten Bondowoso, untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para peserta.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan yang diisi laporan Ketua Panitia, sambutan Ketua OSIM, serta sambutan Kepala MAN Bondowoso sekaligus membuka acara. Dalam arahannya, Kepala MAN Bondowoso, Santoso, S.Ag., M.Pd., meminta seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar memahami secara utuh proses dan mekanisme pemilihan yang akan dilaksanakan.

Ia menekankan bahwa pembekalan tersebut menjadi kesempatan penting bagi para calon dan panitia untuk memperoleh pengetahuan langsung mengenai penyelenggaraan pemilihan yang demokratis. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mengikuti materi, diskusi, hingga simulasi secara penuh agar dapat memahami setiap tahapan Pilkasim dengan baik.

"Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini sepenuhnya dari awal sampai akhir. Perhatikan setiap materi dan arahan yang diberikan, sehingga kalian benar-benar memahami bagaimana proses pemilihan dilaksanakan. Pengetahuan ini penting agar Pilkasim MAN Bondowoso dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan mekanisme yang telah direncanakan," pesan Santoso.

Selanjutnya, para peserta mengikuti pembekalan yang disampaikan oleh Muhammad Maksun bersama fasilitator KPU Kabupaten Bondowoso. Materi diawali dengan pengantar pemilihan Ketua OSIM, kemudian dilanjutkan pembahasan tentang kerja tim dan tata cara persidangan. Materi berikutnya berfokus pada teknis pelaksanaan pemilihan, sehingga para calon dan panitia memperoleh pemahaman mengenai tahapan serta mekanisme pemilihan.

Tidak hanya menerima materi, peserta juga mengikuti diskusi kelompok yang membahas sejumlah tahapan penting dalam proses pemilihan. Pembahasan meliputi penyusunan daftar pemilih, pencalonan, kampanye, pemungutan dan rekapitulasi suara, sosialisasi, pengawasan, hingga peran bakal calon dan tim sukses. Melalui diskusi tersebut, peserta diajak memahami bahwa penyelenggaraan pemilihan membutuhkan persiapan, koordinasi, serta tanggung jawab dari seluruh pihak yang terlibat.

  

Ketua OSIM periode sebelumnya, Amelia, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh dari pihak madrasah dalam mempersiapkan pelaksanaan Pilkasim tahun ini. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada KPU Kabupaten Bondowoso yang telah memberikan pembinaan dan pendampingan sehingga para calon maupun panitia mendapatkan pemahaman lebih mengenai proses pemilihan.

"Terima kasih kepada pihak madrasah atas dukungan penuh yang telah diberikan. Dukungan tersebut sangat membantu dalam mempersiapkan pelaksanaan Pilkasim tahun ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada KPU Kabupaten Bondowoso yang telah memberikan pembinaan dan pendampingan. Harapannya, Pilkasim tahun ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai dengan apa yang telah direncanakan," ungkap Amelia.

Setelah istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara dan pleno rekapitulasi suara. Simulasi ini memberikan gambaran praktik mengenai proses pemilihan, mulai dari pelaksanaan pemungutan hingga penghitungan dan rekapitulasi hasil suara. Selanjutnya, peserta mengikuti pembahasan rencana tindak lanjut sebagai persiapan menuju pelaksanaan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM.

Rangkaian pembekalan kemudian ditutup dan dilanjutkan dengan pleno pengundian nomor urut pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM periode 2026–2027. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para kandidat untuk mengikuti proses pemilihan secara tertib dan sesuai mekanisme yang telah disiapkan.

Melalui deklarasi damai dan pembinaan bersama KPU Kabupaten Bondowoso, MAN Bondowoso berupaya menanamkan nilai-nilai demokrasi, sportivitas, kejujuran, serta sikap saling menghargai di kalangan peserta didik. Pilkasim diharapkan tidak sekadar menjadi proses menentukan pemimpin organisasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi siswa agar mampu menyampaikan aspirasi, menerima perbedaan, dan bertanggung jawab dalam menjalankan pilihan.

(Humas MAN Bondowoso)