Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

13 June 2026 Berita 62 Views

MAN Bondowoso Gelar Takhtimussanah Addirosiyah 2026, Lepas Generasi Berprestasi dan Qurani

Bondowoso (13/6/2026) – MAN Bondowoso menggelar Takhtimussanah Addirosiyah Tahun 2026 sebagai puncak rangkaian kegiatan akhir tahun pembelajaran sekaligus momentum pelepasan peserta didik kelas XII. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, para kiai dan tokoh agama, guru senior, perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI), wali murid, serta berbagai tamu undangan lainnya.

Sebelum memasuki acara inti, para hadirin disuguhkan beragam penampilan dari peserta didik MAN Bondowoso. Penampilan vokal dan musikalisasi puisi berhasil menghadirkan suasana hangat sekaligus menunjukkan bakat serta kreativitas siswa yang berkembang selama menempuh pendidikan di madrasah.

Suasana kemudian semakin khidmat saat para wisudawan memasuki ruangan prosesi. Dengan penuh kebanggaan, para peserta didik kelas XII berjalan menuju tempat yang telah disiapkan, disambut tepuk tangan dari para tamu undangan dan wali murid yang hadir.

Acara resmi dibuka oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dibawakan oleh tiga siswa putra dan tiga siswi putri. Lantunan ayat-ayat suci yang menggema di ruangan menghadirkan suasana religius yang menjadi ciri khas penyelenggaraan Takhtimussanah Addirosiyah MAN Bondowoso. Selanjutnya, seluruh hadirin berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi. Penghargaan diberikan kepada wisudawan terbaik dari masing-masing kelas paralel yang berjumlah 11 kelas. Selain itu, penghargaan khusus juga diberikan kepada siswa Program Tahfidz yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur'an sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjaga Kalamullah.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. Moh. Ali Masyur, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang berhasil diraih MAN Bondowoso. Ia mengajak para lulusan untuk terus melanjutkan perjuangan dalam menuntut ilmu, menjaga akhlak, serta membawa nilai-nilai keislaman dalam setiap langkah kehidupan.

Sementara itu, perwakilan wali murid yang diwakili oleh Bapak Adi Sunaryadi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar MAN Bondowoso atas dedikasi dan pendampingan yang telah diberikan kepada para siswa. Ia juga menegaskan bahwa para orang tua akan terus memberikan dukungan terhadap program-program madrasah dalam mencetak generasi yang unggul dan berkarakter.

Kepala MAN Bondowoso, Santoso, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Takhtimussanah Addirosiyah Tahun 2026. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pendidikan peserta didik serta menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama mendampingi mereka menempuh pendidikan di madrasah.

Di hadapan para wisudawan, Santoso menitipkan pesan yang menjadi bekal bagi para lulusan dalam menapaki masa depan.

"Ke mana pun langkahmu menuju, jadikan shalat dan Al-Qur'an sebagai teman perjalanan. Rawat hormat kepada guru dan orang tua, karena doa mereka adalah bekal yang tak pernah habis. Raih ilmu setinggi langit, namun tetaplah rendah hati. Dan sejauh apa pun jarak membentang, jangan pernah putus doa dan bakti," pesannya.

Memasuki prosesi wisuda, satu per satu peserta didik mengikuti tahapan pelepasan sebagai simbol berakhirnya masa pendidikan mereka di MAN Bondowoso. Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling emosional dalam kegiatan Takhtimussanah, mengingat perjalanan panjang yang telah mereka lalui selama menuntut ilmu di madrasah.

Kekhidmatan acara semakin terasa saat seluruh hadirin mengikuti Mahalul Qiyam yang dipimpin oleh tim hadrah dari Pondok Pesantren Poncogati. Lantunan shalawat yang menggema menghadirkan suasana penuh haru dan doa, menjadi penutup spiritual yang memperkuat makna dari seluruh rangkaian kegiatan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh lulusan diberikan kemudahan dalam melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita mereka.

Takhtimussanah Addirosiyah Tahun 2026 tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa belajar di MAN Bondowoso, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan. Dengan bekal ilmu, akhlak, dan nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan, para wisudawan diharapkan mampu menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan membawa manfaat bagi masyarakat di mana pun mereka berada.

(Humas MAN Bondowoso)