Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

29 April 2026 Berita 89 Views

Orientasi MOOC PPPK Tahap II dan Paruh Waktu: Langkah Nyata Kemenag Bondowoso Cetak ASN Profesional

Bondowoso (Inmas) — Suasana semangat dan penuh motivasi mewarnai pelaksanaan Orientasi MOOC PPPK Tahap II dan Paruh Waktu yang digelar secara daring oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Rabu (29/4/2026). Bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya penguatan kapasitas dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara, khususnya bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kemenag Bondowoso.

Kegiatan diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Lukman Hanafi, Analis Kepegawaian. Ia menyebutkan bahwa peserta orientasi kali ini berjumlah 40 orang, terdiri dari 36 peserta non-optimalisasi, 1 peserta optimalisasi, dan 3 peserta paruh waktu. Dilihat dari sisi jabatan, peserta meliputi 3 orang Jabatan Fungsional Penyuluh dan 37 orang Jabatan Administrasi yang berasal dari KUA, satuan kerja, serta Kantor Kemenag Kabupaten Bondowoso.

 

Sebelum sesi daring melalui Zoom bersama Balai Diklat Keagamaan Surabaya dimulai, para peserta terlebih dahulu mendapatkan arahan langsung dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bondowoso. Turut hadir pula para Kepala Seksi dan Penyelenggara di lingkungan Kemenag Bondowoso sebagai wujud nyata dukungan terhadap pengembangan kualitas SDM aparatur.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI., menegaskan bahwa orientasi ini tidak boleh dipandang sekadar pemenuhan tahapan administratif semata. Lebih dari itu, menurutnya, orientasi ini adalah ruang belajar strategis yang dirancang untuk memperkuat wawasan, keterampilan, dan kesiapan ASN dalam mengemban amanah pelayanan publik. Ia juga menyoroti bahwa program MOOC yang terintegrasi dengan Lembaga Administrasi Negara merupakan bagian dari ikhtiar besar membangun ASN yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.

"Orientasi ini menjadi bagian dari ikhtiar kita meningkatkan profesionalisme dan mutu pelayanan kepada masyarakat. Ikuti dengan sungguh-sungguh dan jadikan proses belajar ini sebagai penguat dalam pengabdian," tegasnya di hadapan para peserta.

 

Tak lupa, seluruh peserta diingatkan untuk menyiapkan diri sebaik mungkin mulai dari menyediakan waktu yang cukup, menjaga kesehatan, hingga membangun komitmen belajar yang kuat agar seluruh rangkaian orientasi dapat diikuti secara maksimal.

 

Orientasi melalui platform MOOC Balai Diklat Keagamaan Surabaya ini dijadwalkan resmi dimulai pada 1 Mei 2026 melalui sistem pembelajaran daring dan e-learning. Selain menjadi bekal penguatan kompetensi, kegiatan ini sekaligus menjadi syarat bagi peserta untuk memperoleh sertifikat orientasi yang diakui secara resmi.

 

Kehadiran peserta dari berbagai unit kerja, yang didukung penuh oleh para Kasi dan Penyelenggara, mencerminkan komitmen kolektif untuk terus bertumbuh tidak hanya sebagai ASN yang tertib administrasi, tetapi juga yang benar-benar berdampak dalam pelayanan kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan pembukaan orientasi ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Imamul Hasan, menambah kekhidmatan acara sekaligus menjadi peneguh harapan agar seluruh proses orientasi berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi semua pihak.

 

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. (Tim)