Perkuat Pendidikan Karakter, Kemenag Bondowoso Gelar Rapat Koordinasi dan Pendampingan Sekolah Piloting PAIS Berkarakter 2026
Bondowoso (PAIS)-Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso menggelar Rapat Koordinasi dan Pendampingan Sekolah Piloting Program PAIS Berkarakter Tahun 2026 pada Selasa (19/5/2026), bertempat di Aula Kantor Kemenag Bondowoso. Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini diikuti oleh perwakilan sekolah piloting dari berbagai jenjang pendidikan sebagai upaya memperkuat implementasi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI., dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan berkomitmen mendukung pelaksanaan program ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Program PAIS Berkarakter memerlukan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak, khususnya para guru yang menjadi garda terdepan dalam pembinaan karakter siswa di lingkungan sekolah.
Menurutnya, sekolah piloting memegang peran strategis sebagai percontohan penerapan pendidikan karakter yang terintegrasi dalam proses pembelajaran. Ia juga mengingatkan bahwa Bondowoso memiliki pengalaman dan rekam jejak yang membanggakan dalam pengembangan Pendidikan Agama Islam, termasuk pernah meraih penghargaan dari Direktorat PAIS melalui forum MGMP pada tahun 2014.
"Prestasi yang pernah diraih menjadi motivasi untuk terus menjaga semangat inovasi dan penguatan karakter dalam pendidikan. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan kepribadian yang baik," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Ibrahim, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya penguatan koordinasi dan pendampingan bagi sekolah-sekolah piloting agar implementasi program dapat berjalan secara optimal, terarah, dan berkelanjutan. Ia berharap seluruh sekolah yang terlibat terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai keagamaan, moderasi beragama, serta pembentukan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, aktif, dan penuh semangat kolaborasi. Para peserta juga berdiskusi secara antusias mengenai strategi implementasi Program PAIS Berkarakter di masing-masing satuan pendidikan, demi mewujudkan lingkungan belajar yang religius, humanis, dan berkarakter.(Tim)



