Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

03 June 2026 Berita 21 Views

Peserta Didik MTsN 4 Bondowoso Wujudkan Syukur Kelulusan Melalui Gerakan Menanam

Bondowoso (Penma) — Kelulusan menjadi momen istimewa bagi peserta didik kelas IX MTsN 4 Bondowoso. Namun, alih-alih merayakannya secara seremonial, para peserta didik memilih mengungkapkan rasa syukur melalui aksi nyata dengan menanam pohon di lingkungan madrasah.

Kegiatan ini menjadi simbol bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tidak hanya ditandai dengan pencapaian akademik, tetapi juga dengan tumbuhnya kesadaran untuk memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Pohon yang ditanam diharapkan menjadi warisan kebaikan yang terus tumbuh, menghadirkan kesejukan, menghasilkan udara yang lebih bersih, serta memperindah lingkungan madrasah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI., memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan MTsN 4 Bondowoso. Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini.

"Madrasah harus menjadi pelopor dalam membangun budaya cinta lingkungan. Gerakan menanam pohon yang dilakukan peserta didik merupakan langkah nyata untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih baik," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan program AKSI HIJAU dan mendukung salah satu pilar Asta Protas Kemenag Berdampak, yakni Penguatan Ekoteologi. Melalui program tersebut, seluruh satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama didorong untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.

Sementara itu, Kepala MTsN 4 Bondowoso, Dra. Qurniatul Fathiyah, menjelaskan bahwa gerakan menanam pohon menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dengan kepedulian terhadap lingkungan.

"Kelulusan bukan sekadar akhir dari perjalanan belajar di madrasah, tetapi momentum untuk menanamkan nilai kepedulian dan tanggung jawab. Melalui gerakan menanam pohon, peserta didik belajar bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari karakter mulia yang harus terus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi implementasi Program Penguatan Ekoteologi yang selama ini dikembangkan di MTsN 4 Bondowoso. Melalui pendekatan tersebut, peserta didik diajak memahami bahwa menjaga alam merupakan bagian dari amanah yang harus dijalankan oleh setiap manusia.

Melalui gerakan sederhana namun penuh makna ini, peserta didik MTsN 4 Bondowoso tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga meninggalkan jejak kebaikan yang akan terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

"Syukur atas kelulusan diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan, karena setiap pohon yang ditanam hari ini adalah harapan bagi masa depan."(Tim)