Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

29 January 2026 Berita 13 Views

Remaja Qur’ani Jadi Fokus BRUS KUA Sumberwringin di SMKN 1 Sumberwringin

BONDOWOSO, Kamis (29/1/2026) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumberwringin bersama mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Aula SMKN 1 Sumberwringin.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X dan XI dengan tujuan membekali remaja dengan pemahaman keagamaan dan sosial yang relevan dengan tantangan masa kini.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Elviana, S.E., dan Dina mutiara suci, S.I. Kom., menyampaikan materi bertajuk “Remaja Qeren Qur’ani (RQQ)”. Materi ini menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi remaja agar mampu membangun karakter positif, berakhlak mulia, dan siap menghadapi perkembangan zaman.

Selain itu, mahasiswa PKL turut memberikan edukasi melalui materi pencegahan pernikahan dini. Penyampaian materi ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa akan dampak sosial, psikologis, dan pendidikan dari pernikahan di usia yang belum matang, sekaligus mendorong remaja untuk fokus pada pengembangan diri dan masa depan.

Kepala KUA Kecamatan Sumberwringin, Toni, S.HI., dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para siswa agar terus percaya diri dan berprestasi di mana pun berada.

“Adek-adek di sini jangan pusing mencari sekolah favorit, tetapi jadilah pribadi yang favorit di sekolah mana pun kalian berada,” pesannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak SMKN 1 Sumberwringin atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan, serta berharap sinergi antara KUA Sumberwringin dan SMKN 1 Sumberwringin dapat terus terjalin dengan baik ke depannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah bersedia menerima dan memfasilitasi kegiatan ini. Semoga kerja sama dan sinergi antara KUA Sumberwringin dan SMKN 1 Sumberwringin dapat terus berlanjut,” ujar Toni.

Sementara itu, Erni Agustin Defianti Guru SMKN 1 Sumberwringin, menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Sekolah yang berhalangan hadir karena adanya kegiatan di Bondowoso.

Ia menilai materi yang disampaikan dalam kegiatan BRUS tersebut sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini, khususnya di Kabupaten Bondowoso yang masih dihadapkan pada tingginya angka perceraian akibat pernikahan di usia dini.

“Materi ini sangat penting bagi siswa, mengingat salah satu faktor tingginya angka perceraian adalah pernikahan yang dilakukan pada usia yang belum matang,” ungkapnya.

Erni juga mengarahkan para siswa untuk menyimak materi dengan saksama dan menuangkannya dalam bentuk resume sebagai bagian dari penilaian pembelajaran.

“Silakan adik-adik mencatat dan merangkum materi yang disampaikan oleh pihak KUA dan kakak-kakak PKL. Resume tersebut akan dinilai sebagai bagian dari proses pembelajaran,” tambahnya.

Kegiatan BRUS berlangsung dengan penuh antusias. Suasana semakin hidup dengan adanya berbagai game edukatif dan kuis interaktif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan.

Pewarta: Tim KUA Sumberwringin