Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

07 May 2026 Berita 16 Views

Sosialisasi Aplikasi SIMASHUR, Kemenag Bondowoso Dorong Kinerja ASN Madrasah Lebih Terukur dan Profesional

Bondowoso (Inmas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso menggelar kegiatan sosialisasi aplikasi SIMASHUR bagi tenaga pendidik dan kependidikan madrasah negeri pada Selasa hingga Kamis (5–7/5/2026) di Aula Kemenag Bondowoso. Kegiatan yang berlangsung secara bertahap selama tiga hari ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

 

Peserta kegiatan merupakan ASN dari satuan kerja madrasah negeri di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, meliputi MIN 1 Bondowoso, MIN 2 Bondowoso, MIN 3 Bondowoso, MTsN 1 Bondowoso, MTsN 2 Bondowoso, MTsN 3 Bondowoso, MTsN 4 Bondowoso, serta MAN Bondowoso.

Kegiatan diawali dengan laporan panitia yang disampaikan Kepala Subbagian Tata Usaha, Dr. Samson Hidayat, S.Ag., M.Pd.I. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa penerapan aplikasi SIMASHUR bertujuan untuk mendukung sistem monitoring kinerja ASN agar lebih efektif, terukur, dan berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan.

 

“Penerapan SIMASHUR menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan kinerja ASN dapat terukur dengan baik sekaligus meningkatkan efisiensi kerja. Ini juga merupakan bagian dari komitmen Kemenag Bondowoso dalam mewujudkan Zona Integritas,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa ASN di lingkungan madrasah memiliki posisi penting sebagai ujung tombak pelayanan pendidikan. Karena itu, pemanfaatan aplikasi SIMASHUR diharapkan mampu mendorong budaya kerja yang lebih profesional, tertib administrasi, dan berorientasi pada hasil.

 

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan komunikatif. Panitia bahkan menutup laporan dengan pantun yang disambut antusias oleh peserta, sehingga kegiatan terasa lebih akrab namun tetap produktif.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI., dalam arahannya menegaskan bahwa aplikasi SIMASHUR merupakan bagian dari transformasi digital yang perlu disikapi secara positif oleh seluruh ASN.

 

Menurutnya, aplikasi tersebut dirancang untuk membangun pola kerja ASN yang lebih sistematis, terencana, dan berbasis capaian kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Melalui SIMASHUR, setiap ASN dituntut memiliki rencana kerja yang jelas, melaksanakan tugas berbasis bukti kerja, serta melakukan pelaporan secara real-time. Dengan demikian, proses monitoring dan evaluasi dapat berjalan lebih objektif dan akurat,” tegasnya.

 

Ia juga menjelaskan bahwa implementasi aplikasi SIMASHUR mencakup tiga komponen utama, yaitu penyusunan rencana kerja yang spesifik dan realistis, pelaksanaan tugas berbasis evidence, serta pelaporan kinerja yang disiplin dan tepat waktu.

 

Dalam suasana yang interaktif, turut disampaikan berbagai catatan ringan terkait penerapan sistem tersebut. Kehadiran SIMASHUR dinilai mampu mendorong ASN lebih aktif mendokumentasikan aktivitas kerja sehingga tercipta budaya kerja yang lebih tertib, produktif, dan bertanggung jawab.

Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan sesi pemaparan teknis oleh Muhammad Zaini yang menjelaskan tata cara penggunaan aplikasi SIMASHUR, mulai dari perencanaan hingga pelaporan kinerja. Selain itu, materi penguatan disampaikan oleh Hijrah Saputra yang menekankan pentingnya komitmen serta integritas ASN dalam mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi tersebut.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso mampu memahami dan mengimplementasikan aplikasi SIMASHUR secara optimal guna mendukung terwujudnya budaya kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. (Tim)