Target Validasi Data 100 Persen, Kemenag Bondowoso Intensifkan Koordinasi Pendidikan Madrasah
Bondowoso (Inmas) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso mengintensifkan koordinasi Pendidikan Madrasah dalam rangka mengejar target validasi data 100 persen melalui Rapat Koordinasi Program Seksi Pendidikan Madrasah Tahun 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) negeri dan swasta se-Kabupaten Bondowoso dan dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Bondowoso, Kamis (15/12/2025).
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyinergikan program kerja Seksi Pendidikan Madrasah sekaligus memperkuat koordinasi antara Kemenag Bondowoso dengan para kepala madrasah guna meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah.

Dalam laporan panitia, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Bondowoso, H. Tofan Hidayat, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan berbagai program Pendidikan Madrasah yang cukup padat dan memerlukan dukungan penuh dari seluruh unsur madrasah, mulai dari kepala madrasah, guru, hingga operator.
Ia mengungkapkan bahwa capaian validasi data PDUM hingga saat ini masih berada pada kisaran 67 persen dan menempatkan Kabupaten Bondowoso di peringkat ke-19. Oleh karena itu, para kepala madrasah diminta untuk lebih aktif melakukan pemantauan serta mendorong kinerja operator agar target validasi data dapat mencapai 100 persen pada minggu ketiga bulan ini.
Selain itu, H. Tofan Hidayat menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan pertemuan kedua dengan tingkat kehadiran peserta yang meningkat signifikan hingga mencapai sekitar 90 persen. Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi serta penyampaian informasi melalui pengawas dan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) berjalan dengan baik.
Ia juga berharap adanya dukungan dan penguatan dari pimpinan, khususnya Kepala Kantor Kemenag Bondowoso, mengingat banyaknya agenda strategis yang harus diselesaikan, terutama di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN).

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Amsyhur, S.Ag., M.HI., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala madrasah dan guru yang hadir di tengah padatnya tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Menurutnya, guru madrasah memiliki karakteristik dan peran yang khas di tengah masyarakat. Tidak hanya berperan sebagai pendidik di lembaga formal, guru madrasah juga menjadi figur yang aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Lebih lanjut, Kepala Kantor menegaskan bahwa keberhasilan program madrasah tidak diukur dari banyaknya program yang disusun, melainkan dari kejelasan langkah, keterukuran, serta kemampuan program tersebut untuk dilaksanakan secara nyata tanpa menimbulkan beban berlebih.
“Program yang disusun harus benar-benar aplikatif, memiliki arah tindakan yang jelas, dan dapat dijalankan secara optimal,” tegasnya.
Rapat koordinasi tersebut diakhiri dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar dan harapan agar seluruh program Pendidikan Madrasah di Kabupaten Bondowoso dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan madrasah.(Tim)



