Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

07 September 2026 Berita 24 Views

UINKHAS Jember Serahkan Mahasiswa PLP ke MAN Bondowoso, DPL Tekankan Pentingnya Mengikuti Kultur Madrasah

Bondowoso (Humas) – Senin (7/9/2026), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UINKHAS) Jember melaksanakan penyerahan mahasiswa Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) kepada MAN Bondowoso. Kegiatan tersebut menjadi awal pelaksanaan PLP yang akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan di lingkungan MAN Bondowoso.

Kegiatan penyerahan dilaksanakan melalui rangkaian acara berupa pembukaan, sambutan, hingga penandatanganan berita acara penyerahan mahasiswa PLP sebagai bentuk serah terima secara resmi dari pihak perguruan tinggi kepada madrasah.

Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. H. Saihan, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pelaksanaan PLP tidak hanya berorientasi pada kegiatan mengajar di dalam kelas. Mahasiswa diharapkan dapat terlibat dalam seluruh aktivitas yang ada di madrasah sekaligus belajar secara langsung mengenai kehidupan dan kultur pendidikan di MAN Bondowoso.

"Artinya tidak hanya mengajar, tetapi semua kegiatan harus terlibat dan mengikuti seluruh tradisi dan kultur yang ada di MAN Bondowoso. Mulai dari bagaimana ketika masuk madrasah, bagaimana menyambut siswa, termasuk cara berpakaian dan berbagai hal lainnya," jelas Dr. Saihan.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam seluruh aktivitas madrasah menjadi bagian penting dari proses pembelajaran selama PLP. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori kependidikan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan lingkungan pendidikan yang sesungguhnya.

Pelaksanaan PLP tersebut akan berlangsung selama tiga bulan, hingga 27 November 2026. Selama periode tersebut, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman secara langsung dalam berbagai aktivitas pendidikan di MAN Bondowoso.

Dr. Saihan juga berharap mahasiswa mendapatkan bimbingan dan arahan dari pihak madrasah selama menjalankan PLP. Hal tersebut dinilai penting karena sebagian mahasiswa mungkin belum memiliki pengalaman mengajar secara langsung di lingkungan sekolah atau madrasah.

"Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga bulan, sampai 27 November 2026. Kami berharap mendapatkan bimbingan dan arahan dari pihak MAN Bondowoso, karena mungkin selama ini mahasiswa belum pernah merasakan mengajar secara langsung. Di kampus mereka baru mendapatkan pengalaman melalui microteaching, sehingga real teaching-nya nanti akan mereka dapatkan di sini," ungkapnya.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama berada di MAN Bondowoso dapat menjadi bekal penting dalam mempersiapkan diri sebagai calon pendidik yang profesional.

Sementara itu, Kepala MAN Bondowoso, H. Santoso, S.Ag., M.Pd., menyambut baik dan menerima pelaksanaan PLP mahasiswa FTIK UINKHAS Jember di MAN Bondowoso. Ia berharap mahasiswa dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh serta mampu memberikan kontribusi positif bagi madrasah.

Santoso menegaskan bahwa selama menjalankan PLP, mahasiswa tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama besar UINKHAS Jember. Oleh karena itu, sikap, kedisiplinan, kualitas, serta tanggung jawab mahasiswa selama berada di madrasah akan menjadi bagian dari gambaran almamater yang mereka wakili.

"Harapan kami, mahasiswa yang datang ke MAN Bondowoso ini tidak hanya membawa nama individu, tetapi juga membawa nama UINKHAS. Karena itu, tentu akan kami pantau dari sisi kerajinannya, kedisiplinannya, kualitas mengajarnya, dan bagaimana mereka berinteraksi di lingkungan madrasah," ujar Santoso.

Ia juga menekankan agar mahasiswa mampu menunjukkan kualitas mengajar yang baik selama menjalankan praktik. Menurutnya, mahasiswa sebagai calon pendidik harus memiliki bekal ilmu yang kuat dan terus mengembangkan kemampuan agar dapat memberikan pembelajaran terbaik kepada peserta didik.

"Mahasiswa harus memiliki kualitas mengajar yang baik. Bahkan sebagai calon pendidik, tentu harus memiliki ilmu yang lebih luas dan lebih jauh daripada pamongnya. Jangan hanya sekadar datang dan mengajar, tetapi harus benar-benar menunjukkan kualitas, belajar dari lingkungan madrasah, sekaligus memberikan sesuatu yang positif bagi anak-anak," tambahnya.

Melalui pelaksanaan PLP ini, MAN Bondowoso berharap mahasiswa FTIK UINKHAS Jember dapat memperoleh pengalaman nyata mengenai proses pendidikan sekaligus memahami berbagai dinamika yang terdapat di lingkungan madrasah. Di sisi lain, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan pendidikan di MAN Bondowoso.

Dengan ditandatanganinya berita acara penyerahan, mahasiswa PLP secara resmi mulai melaksanakan kegiatan di MAN Bondowoso hingga 27 November 2026. Selama pelaksanaan, mahasiswa diharapkan mampu mengikuti seluruh kultur madrasah, menjaga nama baik almamater, serta menunjukkan kompetensi dan tanggung jawab sebagai calon pendidik.

(Humas MAN Bondowoso)