Walimatusshafar Lil Hajj Jadi Momentum Doa dan Kebersamaan Keluarga Besar Kemenag Bondowoso
Bondowoso (Inmas) — Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso pada Jumat (8/5/2026) dalam kegiatan Walimatusshafar lil Hajj bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.
Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus ungkapan doa dan harapan dari keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso kepada para calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci.
Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan calon jemaah haji ASN Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Mohammad Ahsan, M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh keluarga besar Kementerian Agama.
Ia mengapresiasi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso yang telah menginisiasi kegiatan Walimatusshafar sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap ASN yang mendapatkan kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh keluarga besar Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bondowoso yang telah memberikan doa, dukungan, dan perhatian kepada para calon jemaah haji.
Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Ahsan menyampaikan bahwa sambutan yang ia bawakan mewakili 10 orang ASN beserta keluarga yang tahun ini memperoleh panggilan untuk menunaikan ibadah haji.
Menurutnya, walimatusshafar lil Hajj bukan sekadar seremoni biasa, melainkan menjadi simbol kuatnya doa, cinta, dan persaudaraan dari keluarga besar Kementerian Agama. Para calon jemaah haji pun merasa bangga dan bahagia atas penghormatan serta dukungan yang diberikan oleh rekan-rekan sejawat.
Sambutan yang kedua disampaikan oleh Kepala kemenhaj kab bondowoso Drs. H. Astono., M.HI Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan walimatusshafar lil Hajj sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan keluarga besar Kementerian Agama terhadap para calon jemaah haji ASN.
Ia juga berpesan agar seluruh calon jemaah haji senantiasa menjaga kesehatan, meluruskan niat ibadah, serta memanfaatkan kesempatan berhaji dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak doa demi kebaikan bangsa, daerah, dan keluarga.”
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya tradisi rutin, tetapi juga momen emosional untuk melepas sahabat dan rekan kerja yang mendapat kehormatan menjadi tamu Allah SWT di Tanah Suci.
Ia menegaskan bahwa keberangkatan haji bukan semata-mata karena faktor kekayaan, jabatan, ataupun kesehatan, melainkan karena panggilan dan pilihan Allah SWT.
“Di hadapan Allah SWT semua manusia sama. Di Tanah Suci tidak ada lagi pangkat dan kemewahan duniawi. Semua mengenakan kain ihram yang sederhana sebagai pengingat bahwa manusia akan kembali kepada Allah hanya membawa amal saleh,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala Kantor berharap perjalanan haji menjadi momentum transformasi diri bagi seluruh jamaah, sehingga sepulang dari Tanah Suci dapat menjadi pribadi yang lebih baik, memiliki hati yang lebih lembut, tutur kata yang santun, ibadah yang semakin khusyuk, serta pengabdian yang lebih tulus kepada masyarakat dan instansi.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan pesan khusus kepada para petugas haji yang berasal dari ASN Kementerian Agama agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah.
Kegiatan walimatusshafar lil Hajj berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran, kesehatan, keselamatan, serta kemabruran bagi seluruh calon jemaah haji Kabupaten Bondowoso.(Tim)



