Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

15 September 2025 Berita 181 Views

Disiplin adalah Harga Diri ASN: Kemenag Bondowoso Tegaskan di Binkarsital 2025

Bondowoso (Inmas) – “Disiplin bukan sekadar hadir tepat waktu, tetapi cerminan integritas dan profesionalisme ASN.” Pesan tegas ini mengemuka dalam kegiatan Bina Karier, Profesi, dan Mental (Binkarsital) yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso pada Senin (15/9/2025) di Aula Kemenag Bondowoso.

Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI., kegiatan ini diikuti Kasubbag TU, para Kepala Seksi (Pendma, PHU, dan PAI), serta seluruh ASN Kemenag Bondowoso.

Dalam arahannya, Kepala Kemenag menegaskan bahwa makna kedisiplinan memiliki sisi plus dan minus. Di satu sisi, disiplin melahirkan kondisi kerja yang stabil dan terukur. Namun jika diabaikan, pasti menimbulkan dampak negatif yang harus segera diperbaiki. “Disiplin itu bukan hanya hadir tepat waktu, tetapi juga sikap, etika, tanggung jawab, dan bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Kebijakan kedisiplinan di Kemenag Bondowoso diterapkan secara menyeluruh, mulai dari jam kerja, administrasi, hingga pelayanan publik. Seluruh ASN diwajibkan hadir sebelum pukul 07.30 WIB, menerapkan 3S (senyum, salam, sapa) serta sopan santun dalam melayani masyarakat, dan memastikan PTSP tidak pernah kosong saat jam pelayanan.

Pria kelahiran Bangkalan ini juga menekankan adanya evaluasi rutin melalui absen ganda setiap pekan, baik dengan faceprint maupun aplikasi Pusaka, agar pola kehadiran ASN dapat dipantau lebih detail. Jam istirahat pun harus diperhatikan dengan tepat. “Kalau istirahat sampai pukul 13.00, maka setelah itu semua sudah harus kembali bekerja. Ini pembiasaan agar disiplin menjadi budaya kerja ASN,” tegasnya.

Selain itu, disiplin administrasi juga menjadi sorotan penting. Setiap konsep surat harus diperiksa secara teliti sebelum beredar. Hal ini sejalan dengan prinsip profesionalisme dan tanggung jawab yang melekat pada ASN. “Kalau ikhtiar sudah dilakukan meskipun ada kekeliruan, itu berarti kita sudah berbenah. Disiplin adalah proses pembelajaran yang terus kita perbaiki,” tambahnya.

Kepala Kemenag juga mengingatkan tentang disiplin kinerja. ASN dituntut bekerja sesuai tupoksi, saling menguatkan, serta menuntaskan target tepat waktu. Disiplin, menurutnya, adalah harga diri ASN sekaligus kolaborasi antara niat, hati, dan prestasi yang ingin dicapai.

Sebagai bentuk pembiasaan, Kepala Kemenag juga menekankan penertiban dalam setiap rapat dinas, salah satunya dengan mengatur parkir kendaraan dinas secara tertib dan diberi catatan khusus.

Melalui kegiatan Binkarsital ini, ASN Kemenag Bondowoso diharapkan mampu menjadikan disiplin sebagai budaya kerja, tidak hanya pada aspek waktu, tetapi juga pada sikap, pelayanan, dan kinerja, sehingga pelayanan publik semakin berkualitas, berintegritas, dan bermanfaat luas bagi masyarakat.(Tim)