Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

05 February 2026 Berita 5 Views

Sosialisasi Pengelolaan Keuangan DIPA, Kemenag Bondowoso Perkuat Akuntabilitas dan Kompetensi SDM

Bondowoso (Inmas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso menggelar Sosialisasi Pengelolaan Keuangan DIPA Satuan Kerja di lingkungan Kemenag Bondowoso, Kamis (5/1/2026), bertempat di Aula Kankemenag Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.

Ketua panitia kegiatan, Kasubbag TU Kankemenag Bondowoso Samson Hidayat, S.Ag., M.Pd.I, dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini diikuti oleh 57 peserta yang berasal dari berbagai satuan kerja, yakni Satker Setjen, Pendis, Bimas, serta Madrasah Negeri. Peserta terdiri dari KPA, PPK, Bendahara, dan pengelola keuangan.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia pengelola keuangan, baik di lingkungan kantor maupun satuan kerja, sekaligus memperkuat kepatuhan terhadap regulasi perbendaharaan dan penganggaran.
“Melalui sosialisasi ini, diharapkan dapat meminimalisir kesalahan administrasi dan teknis pengelolaan DIPA, mengurangi potensi temuan pemeriksaan internal maupun eksternal, serta memperkuat akuntabilitas dan transparansi keuangan,” jelas Samson.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan negara tidak cukup dijalankan sebagai rutinitas administrasi, tetapi membutuhkan kesadaran, ketelitian, kepedulian, dan kebersamaan seluruh aparatur.

“Pengelolaan keuangan negara adalah wajah birokrasi Kementerian Agama. Dari sini publik menilai apakah kita bekerja secara tertib, profesional, dan layak dipercaya. Karena itu, peningkatan kualitas pengelolaan keuangan bukan hanya tuntutan regulasi, tetapi juga ikhtiar moral dalam menjaga amanah negara,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sebagai cerminan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran. Menurutnya, IKPA yang baik bukan semata untuk dibanggakan, melainkan agar seluruh satuan kerja dapat bekerja dengan lebih tenang, nyaman, dan percaya diri.

Dalam konteks pengelolaan keuangan yang semakin modern, Kepala Kankemenag Bondowoso turut menyoroti pentingnya pemahaman dan implementasi Kartu Kredit Pemerintah (KKP) sebagai bagian dari upaya mendorong transaksi nontunai yang lebih aman, efisien, transparan, dan akuntabel.
“KKP harus digunakan dengan pemahaman yang benar, patuh terhadap regulasi, serta koordinasi yang baik antara PPK, bendahara, dan pihak terkait,” pesannya.

Kegiatan sosialisasi ini semakin bermakna dengan kehadiran narasumber dari KPPN Bondowoso, yakni Ade Wahyu Yulianto, Fungsional PTPN, dan Ahmad Rafif Rabbani, Pelaksana Seksi Vera. Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif sehingga mampu mengelola keuangan negara secara profesional dan bertanggung jawab.

Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Keuangan DIPA secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso.(Tim)