Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

29 January 2026 Berita 12 Views

Kasubag TU Kemenag Bondowoso, tekankan Penyuluh Agama Bekerja Profesional dan Penuh Tanggung Jawab

BONDOWOSO, Dalam rangka peningkatan kompetensi dan kinerja Penyuluh Agama PD. IPARI Bndowoso menggelar Bimtek Penyusunan e-Kinerja Penyuluh Agama dengan tema “Road to Bimtek Penyusunan Kinerja Penyuluh Agama Tahap XVII “ oleh PW IPARI Provinsi Jawa Timur di Ballroom Navara Waterpark, Desa Jambesari, Bondowoso. Kamis, (29/1/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut tersebut Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, H. Samson Hidayat, S.Ag., M.Pd.I., Ketua TIM Penyuluh Agama Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Propinsi Jatim Ahmad Ubaidillah, S.Ag., M.Pd., didampingi pengurus harian PW IPARI Provinsi Jawa Timur, yakni Ketua 2 Kusnan, S. Ag., M.Ag, Sekretaris 1  Dr. Alfiatu Solikah, S.Ag., M.Pd.I., dan Bendahara Umum M. Zakariya, S.Ag., M.Pd.I.

Ketua PD IPARI Bondowoso, Imam Huzaeni, S.Ag dalam laporannya menyampaikan Bimtek tersebut diikuti oleh 116 penyuluh agama yang terdiri dari 92 orang PPPK dan 24 orang CPNS.

“Bimtek ini diikuti oleh 116 penyuluh agama, yang terdiri dari 92 penyuluh berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 24 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan secara mandiri dengan pembiayaan murni dari organisasi IPARI,” ujar Imam Huzaeni.

Imam Huzaeni berharap, pelaksanaan BIMTEK tersebut tidak hanya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para penyuluh agama, tetapi juga membawa keberkahan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari serta memberikan dampak nyata bagi pelayanan keagamaan dan pembinaan masyarakat di Kabupaten Bondowoso.

“Alhamdulillah kiprah penyuluh agama sejak tahun 2025 semakin aktif di media sosial, tercatat telah menghasilkan sekitar 2.087 konten digital, yang tersebar di 23 kecamatan se-Kabupaten Bondowoso. Hal ini menjadi bukti nyata peran strategis penyuluh agama sebagai penyambung lidah kementerian agama untuk memberikan dampak nyata bagi pelayanan keagamaan dan pembinaan kepada masyarakat di Kabupaten Bondowoso.” imbuhnya

Sementara itu, Kasubag TU Kemenag Bondowoso, Samson Hidayat dalam arahannya, menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian dan perubahan positif yang diraih para penyuluh agama, termasuk adanya perubahan strata jabatan. Ia juga mengingatkan peserta bimtek untuk mencermati edaran terbaru terkait penggunaan pakaian seragam dinas dan lain lain.

“Kita patut bersyukur dan membuktikan wujud syukur itu dengan meningkatkan kinerja sebaik mungkin. Banyak di luar sana yang menginginkan posisi seperti kita. Maka mari kita bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan, untuk meningkatkan kualitas digitalisasi dan publikasi melalui pemberitaan yang informatid dan desain grafis yang komunikatif, Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso telah melaksanakan kegiatan “Bimtek Penulisan Beritan dan Desain Grafis”, guna memperkuat kemampuan digitalRabu (28/1/2026) sebelumnya.

“Alhamdulillah para penyuluh agama juga telah mengikuti bimtek penulisan berita dan desain grafis kemarin. Digitalisasi ini menjadi kebutuhan penting agar penyuluh agama tidak tertinggal oleh perkembangan zaman, termasuk dalam pembuatan konten media sosial dan pelayanan prima berbasis digital,” tambahnya

Selanjutnya, Ketua TIM Penyuluh Agama Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Propinsi Jatim, Ahmad Ubaidillah menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan dedikasi para penyuluh agama yang dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa bagi umat, baik dalam aspek duniawi maupun ukhrawi. Ia menekankan pentingnya profesionalisme dan peningkatan kapasitas penyuluh agama, khususnya dalam bidang administrasi dan digitalisasi.

“Pada tahun 2026, Penyuluh Agama Islam (PAI) akan difokuskan pada penguatan administrasi. Dengan adanya bimtek penyusunan kinerja penyuluh agama ini, kami berharap para penyuluh agama semakin memahami tata kelola administrasi yang baik sehingga mampu mengabdi dan melayani umat secara optimal, demi keberkahan dunia dan akhirat,” ujarnya.

Dalam pengarahan penutup, Ahmad Ubaidillah menyampaikan ketertarikannya terhadap berbagai prestasi yang telah diraih penyuluh agama di Kabupaten Bondowoso. Ia berharap capaian tersebut dapat diwujudkan dalam langkah nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Penyuluh agama memiliki peran penting dalam membangun citra positif Kementerian Agama. Profesionalisme, inovasi, dan penguatan moderasi beragama harus terus ditingkatkan,” tutupnya.

Pewarta: Ali Wafi