Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

28 August 2026 Berita 13 Views

Hari Pramuka ke-65, Kemenag Bondowoso Dukung Generasi Muda Berkarakter dan Mandiri

Bondowoso (Humas) Semangat pengabdian dan pembentukan karakter generasi muda mewarnai Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bondowoso di Alun-Alun RBA Kabupaten Bondowoso, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti keluarga besar Gerakan Pramuka Bondowoso serta sejumlah unsur pemerintah dan instansi vertikal. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso turut mengambil bagian dalam momentum tersebut melalui kehadiran

Kasubbag Tata Usaha, Dr. Samson Hidayat, S.Ag., M.Pd.I.

Hadir pula kepala perangkat daerah Kabupaten Bondowoso, jajaran Andalan Cabang dan pelatih, pimpinan instansi vertikal, Kamabiran dan Kwarran, Kamabigus dan pembina Pramuka, serta seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Bondowoso.

Bertindak dalam kegiatan tersebut, Bupati Bondowoso Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., menyampaikan bahwa Hari Pramuka hendaknya dimaknai lebih dari sekadar peringatan tahunan. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali komitmen pengabdian sekaligus meneguhkan peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter.

Selama 65 tahun perjalanannya, Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, keterampilan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap bangsa dan tanah air.

“Pramuka harus mampu terus bergerak mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya. Perubahan teknologi dan semakin kompleksnya tantangan generasi muda justru menjadi dorongan bagi Pramuka untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata,” ungkap Bupati.

Dengan mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi, Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, Bupati mengajak seluruh anggota Pramuka untuk turut mengambil peran dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan.

Menurutnya, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan sederhana namun berdampak, seperti pemanfaatan pekarangan, bercocok tanam, mengenalkan pangan lokal, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengembangkan kreativitas dan kewirausahaan berbasis potensi pangan.

Sekolah, madrasah, pesantren, lahan produktif, maupun lingkungan tempat tinggal dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus sarana pengabdian bagi anggota Pramuka.

“Bondowoso memiliki potensi pertanian dan sumber daya alam yang besar. Karena itu, Pramuka diharapkan mampu ikut menumbuhkan generasi yang mandiri, mencintai alam, menghargai pangan lokal, serta memiliki kebanggaan terhadap potensi daerahnya,” lanjutnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kedekatan generasi muda dengan alam dan lingkungan. Teknologi, kata dia, hendaknya dimanfaatkan sebagai sarana untuk melahirkan kreativitas dan inovasi, termasuk dalam mengembangkan sektor pangan agar semakin maju dan diminati generasi muda.

Apresiasi juga disampaikan kepada para pembina dan pelatih Pramuka yang selama ini konsisten mendampingi generasi muda. Peran pembina dinilai penting dalam menghadirkan proses pendidikan karakter yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman, keteladanan, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama.

Kepada para anggota Pramuka, Bupati berpesan agar momentum menuju Indonesia Emas 2045 dipersiapkan sejak sekarang melalui penguatan ilmu pengetahuan, keterampilan, akhlak, jiwa kepemimpinan, persatuan, dan keberanian untuk berkontribusi.

“Indonesia Emas 2045 merupakan tanggung jawab yang harus dipersiapkan mulai hari ini. Kalian adalah generasi yang akan mengisi masa depan Indonesia. Karena itu, jadilah Pramuka yang mampu berkarya, berinovasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Bondowoso diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bersama untuk terus memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat pengabdian, serta mendorong generasi muda agar aktif mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Dari Bondowoso untuk Indonesia. Dari generasi Pramuka hari ini untuk Indonesia Emas 2045.

Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan. Salam Pramuka! (Tim)