Kenali Dunia Industri Kulit, Siswa Kelas XII MAN Bondowoso Kunjungi Politeknik ATK Yogyakarta
Bondowoso (Humas MAN Bondowoso) – Jumat (23/10/2026), siswa kelas XII MAN Bondowoso melaksanakan kunjungan kampus ke Politeknik ATK Yogyakarta sebagai bagian dari rangkaian rihlah ilmiah. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat pendidikan vokasi, program studi, serta peluang karier di bidang industri kulit. Rombongan disambut langsung oleh Pembantu Direktur I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Politeknik ATK Yogyakarta, Yuli Suwarno, S.T., M.Sc., di Aula Gedung 2 Politeknik ATK Yogyakarta.
Kegiatan dibuka oleh pihak Politeknik ATK Yogyakarta, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan MAN Bondowoso dan pihak Politeknik ATK Yogyakarta. Dalam sesi pengenalan kampus, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai program studi yang tersedia, prospek karier lulusan, peluang beasiswa, hingga biaya pendidikan. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu siswa memperoleh gambaran yang lebih jelas dalam menentukan pilihan pendidikan setelah menyelesaikan jenjang madrasah aliyah.

Suasana kunjungan semakin menarik ketika para siswa diperkenalkan dengan berbagai produk hasil olahan kulit, seperti tas dan dompet. Produk-produk tersebut memberikan gambaran nyata mengenai potensi bahan kulit yang dapat dikembangkan menjadi barang bernilai ekonomi. Para siswa juga mengikuti sesi kuis interaktif yang menambah antusiasme sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap informasi yang telah disampaikan.
Kepala MAN Bondowoso, H. Santoso, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa Politeknik ATK Yogyakarta memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pilihan pendidikan lanjutan bagi siswa MAN Bondowoso. Menurutnya, latar belakang pendidikan agama yang dimiliki para siswa dapat menjadi bekal penting dalam mengembangkan industri kulit, terutama berkaitan dengan pemahaman mengenai bahan yang digunakan dan aspek kesucian atau taharah dalam penggunaannya.

Ia juga menyoroti potensi daerah Bondowoso yang memiliki ketersediaan kulit sapi sebagai bahan baku industri. Potensi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan melalui pendidikan dan keterampilan yang tepat sehingga generasi muda Bondowoso mampu mengembangkan industri kulit di daerahnya sendiri.
“Anak-anak MAN Bondowoso perlu melihat peluang pendidikan ini sebagai jalan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus berkontribusi bagi daerah. Dengan bekal ilmu agama, pengetahuan, dan keterampilan yang tepat, kami berharap kelak ada lulusan MAN Bondowoso yang mampu menjadi perintis dalam pengembangan industri kulit di Bondowoso,” ungkap Santoso.

Menanggapi harapan tersebut, Yuli Suwarno menyampaikan terima kasih atas kunjungan rombongan MAN Bondowoso ke Politeknik ATK Yogyakarta. Ia menyambut baik gagasan yang disampaikan Kepala MAN Bondowoso dan berharap harapan tersebut dapat diwujudkan secara nyata pada masa mendatang. Kunjungan ini juga diharapkan menjadi awal terjalinnya hubungan baik antara MAN Bondowoso dan Politeknik ATK Yogyakarta, sekaligus membuka peluang bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat pendidikan vokasi dan potensi industri kulit.

Melalui kunjungan kampus ini, siswa kelas XII MAN Bondowoso diharapkan semakin terbuka terhadap beragam pilihan pendidikan tinggi dan peluang pengembangan karier. Selain memperoleh informasi akademik, para siswa juga diajak melihat keterkaitan antara ilmu pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai keagamaan, dan potensi daerah sebagai bekal untuk merancang masa depan serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
(Humas MAN Bondowoso)



