Kemenag Bondowoso hadir memberikan layanan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi.

24 October 2026 Berita 10 Views

Luncurkan PEKAN BERHIAS, MAN Bondowoso Bangun Budaya Peduli Lingkungan

Bondowoso (Humas MAN Bondowoso) – MAN Bondowoso meluncurkan program PEKAN BERHIAS (Bersih, Rapi, Hijau, Indah, Asri, dan Sehat) sebagai langkah nyata dalam membangun budaya peduli lingkungan di madrasah. Program yang diinisiasi melalui Bidang WAH ZI dengan dukungan Tim KBC Cinta Lingkungan ini bertujuan menumbuhkan kebiasaan hidup bersih, menjaga kerapian, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat bagi seluruh warga madrasah.

 

PEKAN BERHIAS dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 07.00–07.25 WIB, setelah kegiatan tausiyah. Pada waktu tersebut, setiap kelas melaksanakan aksi gotong royong untuk menjaga kebersihan dan menata lingkungan sekitar. Kegiatan rutin ini diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa kebersihan dan keasrian madrasah merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga secara konsisten.

Untuk memastikan kegiatan berjalan terarah, pelaksanaan PEKAN BERHIAS mengacu pada sejumlah indikator capaian. Indikator tersebut meliputi lantai yang bersih; bangku, meja, dan laci yang bersih serta rapi; jendela, gorden, teralis, dan ventilasi yang bebas debu; serta langit-langit ruangan yang bersih. Selain itu, teras kelas harus bersih dan bebas sampah, taman terawat dan hijau, serta kamar mandi bersih, wangi, dan bebas sampah.

  

Kepedulian terhadap lingkungan juga diwujudkan melalui pengelolaan sampah plastik dan botol. Setiap kelas diarahkan untuk menyetorkan sampah tersebut ke terminal sampah yang berada di depan koperasi siswa putra. Langkah ini diharapkan dapat membiasakan peserta didik mengelola sampah secara bertanggung jawab sekaligus mengurangi sampah yang berserakan di lingkungan madrasah.

Koordinator Bidang WAH ZI, Ibu Susiati, berharap PEKAN BERHIAS tidak sekadar menjadi kegiatan rutin membersihkan lingkungan, tetapi juga mampu mengetuk hati para siswa untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten diharapkan menjadi awal terbentuknya kebiasaan positif, mulai dari menjaga kebersihan kelas, merawat tanaman, hingga membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dengan demikian, kepedulian terhadap lingkungan tumbuh dari kesadaran pribadi, bukan semata-mata karena adanya arahan dari madrasah.

 

Kepala MAN Bondowoso, H. Santoso, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh warga madrasah. Ia berharap para siswa menjadi pelaku utama dalam menjaga kebersihan dan merawat lingkungan, sehingga mampu melaksanakan tanggung jawab tersebut secara mandiri tanpa harus selalu menunggu instruksi dari guru. Kebiasaan baik yang terbentuk di madrasah juga diharapkan dapat diterapkan di rumah masing-masing, sehingga kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, Tim KBC Cinta Lingkungan bersama masing-masing wali kelas bertanggung jawab mengawal keberlangsungan program. Para wali kelas diharapkan memastikan peserta didik melaksanakan kegiatan sesuai indikator yang telah ditetapkan. Capaian setiap kelas dipantau melalui formulir indikator PEKAN BERHIAS yang digunakan untuk mencatat hasil pelaksanaan dan mengevaluasi kondisi lingkungan secara berkala.

 

Melalui program PEKAN BERHIAS, MAN Bondowoso berharap tercipta budaya madrasah yang tidak hanya mengutamakan kebersihan fisik, tetapi juga membentuk karakter disiplin, gotong royong, mandiri, dan peduli lingkungan. Kebiasaan positif yang tumbuh dari madrasah diharapkan dapat terus terbawa ke lingkungan keluarga dan masyarakat, sehingga semangat menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan menciptakan lingkungan sehat menjadi tanggung jawab bersama.

(Humas MAN Bondowoso)