Madrasah Diminta Siap Hadapi TKA dan Asesmen Nasional, Apel Senin Kemenag Bondowoso Juga Beri Apresiasi bagi ASN
BONDOWOSO (Humas) — Madrasah jenjang Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Bondowoso diminta menyiapkan diri sejak dini menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) yang akan digelar mulai 26 Oktober 2026. Pesan itu disampaikan dalam apel pagi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso di halaman kantor, Senin (12/10/2026), yang juga diisi penyerahan SK kenaikan pangkat dan pencantuman gelar akademik bagi sejumlah ASN.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Tofan Hidayat, bertindak sebagai pembina apel dan menyampaikan amanat di awal pekan kerja.
Dalam amanatnya, H. Tofan Hidayat menekankan kesiapan madrasah menghadapi TKA dan AN jenjang MA. Pelaksanaannya berlangsung dalam dua gelombang: Gelombang I mulai 26 Oktober 2026 dan Gelombang II mulai 2 November 2026.
Ia meminta seluruh madrasah terkait menyiapkan pelaksanaan secara optimal, mulai dari kesiapan teknis, administrasi, serta sarana dan prasarana, hingga koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat. Persiapan yang matang diperlukan agar TKA dan AN berjalan tertib, lancar, dan sesuai ketentuan.
Kesiapan itu, kata dia, membutuhkan perhatian dan koordinasi seluruh unsur madrasah agar setiap tahapan terlaksana dengan baik. Dengan begitu, evaluasi pendidikan tidak sekadar agenda rutin, tetapi juga bagian dari upaya menjaga mutu pendidikan dan kualitas layanan pembelajaran di madrasah.
Apel kali ini juga menjadi momen membanggakan bagi keluarga besar Kemenag Bondowoso. Dua ASN menerima pencantuman gelar akademik, sementara tujuh ASN lainnya menerima Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat.

Penyerahan tersebut merupakan pengakuan atas perkembangan kualifikasi dan perjalanan karier pegawai. Lebih dari capaian administratif, peningkatan itu diharapkan mendorong ASN terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat tanggung jawab dalam melayani masyarakat.


Melalui apel ini, Kemenag Bondowoso mengajak seluruh ASN terus bertumbuh dalam kompetensi, menjaga integritas, dan membangun kebiasaan kerja yang tertib. Pengembangan karier diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pengabdian agar setiap amanah memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Di sela kegiatan apel, Kepala Kankemenag Bondowoso, H. Moh. Ali Masyhur, mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian sepatu. ASN yang sepatunya belum bersih atau mengilap diminta menyemirnya lebih dulu sebelum masuk kantor dan memulai pekerjaan.

Imbauan sederhana itu menegaskan bahwa budaya disiplin dibangun dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Kerapian penampilan bukan semata soal tampilan luar, melainkan wujud sikap menghargai pekerjaan, lingkungan kantor, dan masyarakat yang dilayani.
Profesionalisme, demikian pesan apel ini, tidak hanya tecermin dari prestasi dan jenjang karier, tetapi juga dari kedisiplinan, keteladanan, dan kesungguhan menjalankan tugas sehari-hari.(Tim)



