MTsN 2 Bondowoso Gelar Debat Kandidat Pilkasim, Siapkan Pemimpin OSIM Berintegritas
Bondowoso, 19 Oktober 2026 — MTsN 2 Bondowoso menggelar debat kandidat dalam rangka Pemilihan Ketua OSIM (Pilkasim) 2026 pada Senin (19/10). Kegiatan ini menjadi ajang bagi para pasangan calon (paslon) untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja unggulan kepada seluruh siswa sebelum pelaksanaan pemungutan suara pada Rabu mendatang.
Debat diikuti oleh tiga pasangan calon, yaitu Paslon nomor urut 1, Adnan Bintang (8G) sebagai calon ketua OSIM dan Arsakha Azka Adz Z. (7I) sebagai calon wakil ketua OSIM; Paslon nomor urut 2, Maghfiroh (8J) sebagai calon ketua OSIM dan Elmira Shazfa (7I) sebagai calon wakil ketua OSIM; serta Paslon nomor urut 3, Sakha Ibadil K. (8G) sebagai calon ketua OSIM dan Azalea Khaliqa Dzahin (7C) sebagai calon wakil ketua OSIM.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC), dilanjutkan doa bersama, kemudian sambutan Kepala MTsN 2 Bondowoso, Ibu Hj. Siti Mutmainah, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau berharap debat kandidat dapat berlangsung lancar, tertib, dan kondusif sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi komitmen oleh masing-masing paslon yang dipandu oleh Ustazah Aisyah Hikmayanti, S.Pd. Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen para kandidat untuk mengikuti proses pemilihan dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, sportivitas, dan tanggung jawab.
Hadir dalam kegiatan tersebut M. Mahsun, anggota komisioner KPU Kabupaten Bondowoso, yang memberikan arahan kepada para siswa tentang pentingnya menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab. Ia menekankan beberapa hal penting, di antaranya perlakuan yang adil bagi setiap paslon, termasuk kesamaan durasi dalam menyampaikan visi dan misi; pentingnya mengenali setiap kandidat agar tidak memilih secara asal-asalan; serta mempelajari visi, misi, dan program kerja masing-masing paslon.
Selain itu, M. Mahsun mengingatkan siswa agar menggunakan hak pilih tanpa paksaan dan menentukan pilihan berdasarkan keinginan sendiri dengan berlandaskan informasi yang benar. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pemilihan bukan sekadar menentukan pemenang, tetapi juga proses belajar berdemokrasi sejak dini.
Memasuki acara inti, debat dipandu oleh moderator, Ustaz Yanuar, S.Pd. Moderator mengajukan sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh masing-masing paslon. Suasana debat semakin dinamis ketika para kandidat saling menanggapi dan melontarkan pertanyaan untuk menguji gagasan serta kesiapan satu sama lain dalam menjalankan kepengurusan OSIM.
Antusiasme siswa turut mewarnai jalannya kegiatan. Para pendukung masing-masing paslon memberikan semangat dengan membawa poster dan menyuarakan dukungan mereka. Suasana pun berlangsung meriah, penuh semangat, dan tetap menjadi bagian dari proses pembelajaran demokrasi di lingkungan madrasah.
Melalui debat kandidat Pilkasim 2026, MTsN 2 Bondowoso berharap seluruh siswa dapat mengenali calon pemimpin mereka dengan lebih baik dan menentukan pilihan secara bijak. (Cin)



